Berita Semarang

Anjangsana Perdana, Yayasan Kedhaton Mataram Agung Bangun Sinergi Budaya dengan Disbudpar Semarang

1839
×

Anjangsana Perdana, Yayasan Kedhaton Mataram Agung Bangun Sinergi Budaya dengan Disbudpar Semarang

Sebarkan artikel ini

Semarang, REALITA — Yayasan Kedhaton Mataram Agung (YKMA) melakukan anjangsana perdana ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Senin (31/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang sinergi dalam pengembangan kebudayaan dan pariwisata di Kota Semarang.

Rombongan YKMA terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, serta sejumlah tokoh masyarakat Kota Semarang. Kedatangan mereka disambut jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

Sekretaris Jenderal YKMA, RT. Hendarto Widi Utomo, SE., mengatakan anjangsana tersebut merupakan agenda perdana organisasi setelah YKMA resmi memperoleh legalitas pada 11 Agustus 2026.

Menurutnya, kehadiran YKMA bukan hanya untuk memperkenalkan organisasi, tetapi juga mendorong terbangunnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang kebudayaan dan pariwisata.

“YKMA akan mendukung program kebudayaan Kota Semarang. Semarang merupakan kota yang majemuk dan menjunjung tinggi toleransi, sehingga kami berharap kehadiran YKMA dapat diterima masyarakat,” ujar Hendarto.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan sinergi dalam menjaga serta mengembangkan potensi budaya dan pariwisata yang dimiliki Kota Semarang.

Sementara itu, Ketua Umum YKMA, RM. Miko Alfian Yulianto, ST., menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan kebudayaan di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan kesenian dan tradisi, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas bangsa.

“Kebudayaan di Kota Semarang harus tetap lestari dan berkembang secara keseluruhan. Kami juga berupaya hadir dalam berbagai kegiatan budaya yang diselenggarakan pemerintah daerah, termasuk festival budaya nusantara,” katanya.

Miko menilai kebudayaan merupakan salah satu kekuatan penting dalam menjaga identitas nasional.

“Budaya adalah benteng terakhir bangsa Indonesia. Dengan budaya, kita memiliki identitas sebagai bangsa,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang yang telah menerima rombongan YKMA dalam agenda silaturahmi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang yang telah menerima kami untuk bersilaturahmi dalam kancah kebudayaan. Semoga sinergi ini membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada, Piton, salah satu pengurus YKMA, mengatakan anjangsana tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan kebudayaan di Kota Semarang.

Menurutnya, konsep kebudayaan yang perlu dikembangkan tidak sebatas pelestarian seni dan tradisi, tetapi juga mencakup budaya toleransi, kebebasan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab, pelestarian situs bersejarah serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Budaya juga berarti bagaimana kita menghormati perbedaan, menjaga situs peninggalan leluhur dan mencintai lingkungan dengan merawat ekosistem laut, darat maupun udara,” jelasnya.

Piton menilai karakter masyarakat Kota Semarang yang majemuk menjadi modal sosial yang kuat untuk mengembangkan kebudayaan yang inklusif.

Kemajemukan masyarakat yang terdiri dari berbagai latar belakang, termasuk Jawa, Tionghoa dan Arab, menurutnya telah menjadi bagian dari perjalanan sosial Kota Semarang.

“Semarang sangat cocok disentuh dengan balutan budaya karena masyarakatnya majemuk. Namun, perbedaan tersebut dapat menjadi kekuatan ketika masyarakat saling menerima dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” pungkasnya.

Anjangsana tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi YKMA untuk membangun komunikasi yang lebih luas dengan pemerintah daerah, komunitas budaya dan masyarakat dalam upaya menjaga warisan budaya sekaligus mendorong perkembangan pariwisata Kota Semarang.

Miko

Example 300250
Penulis: MikoEditor: Emha
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *