Example floating
Example floating
Berita Semarang

Kejawen Manages Luncurkan Kalender Digital Nasional dan Internasional di Semarang

884
×

Kejawen Manages Luncurkan Kalender Digital Nasional dan Internasional di Semarang

Sebarkan artikel ini

Semarang, REALITA – Komunitas Kejawen Manages meluncurkan aplikasi Kalender Purwa Kejawen Manages dalam sebuah kegiatan yang digelar di Balai Kota Semarang, Selasa (4/8/2026). Peluncuran tersebut disebut sebagai langkah pengembangan kalender digital berbasis budaya Nusantara yang ditargetkan dapat dikenal secara nasional hingga internasional.

Dalam kesempatan itu, Romo Purwo memberikan penjelasan sekaligus panduan kepada para peserta mengenai cara mengunduh dan menggunakan aplikasi Kalender Purwa Kejawen Manages. Menurut panitia, aplikasi tersebut telah diperkenalkan kepada sejumlah pihak dan diharapkan menjadi media pelestarian budaya berbasis teknologi.

Kegiatan tersebut mendapat pendampingan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang serta dihadiri para pemerhati budaya, pemangku adat, budayawan, dan perwakilan berbagai paguyuban budaya.

Ketua Umum Paguyuban Kedhaton Mataram Agung, RM Miko Alfian Y, mengatakan bahwa pihaknya mendukung upaya pengembangan kalender digital berbasis budaya sebagai bagian dari pelestarian nilai-nilai tradisi Nusantara.

“Paguyuban Kedhaton Mataram Agung bersama Yayasan Royal Nusantara Agung yang berpusat di Bali mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya, termasuk pengembangan kalender digital ini,” ujarnya.

Suasana kegiatan semakin semarak karena para peserta mengenakan pakaian adat Nusantara, seperti udeng, blangkon, batik, dan busana tradisional dari berbagai daerah.

Perwakilan budaya, RA Ambarwati Kencono Wungu, menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran aplikasi tersebut. Menurutnya, kehadiran kalender digital berbasis budaya dapat menjadi salah satu sarana memperkenalkan kearifan lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

“Saya berharap kalender digital ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam melestarikan budaya Nusantara,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Paguyuban Kedhaton Mataram Agung, Wagiman, yang juga merupakan pengurus Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Kota Semarang dan aktif dalam berbagai kegiatan budaya, keagamaan, serta seni di Kota Semarang.

Menutup acara, RM Miko Alfian Y menyampaikan harapannya agar inovasi kalender digital berbasis budaya ini dapat terus berkembang serta mendapat dukungan dari berbagai pihak sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya Indonesia di era digital.

MK

Example 300250
Penulis: MKEditor: Emha
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *