Pasuruan, REALITA –Wakil Bupati Pasuruan menghadiri acara pegelaran wayang kulit di Kawasan Prasasti Cunggrang Dusun Suksi Desa Bulusari Kecamatan Gempol pada Kamis Malam ( 17/09/26) kegiatan tersebut juga bagian dari rangkaian memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan yang ke 1097.
Kegiatan kebudayaan ini dilaksanakan secara khusus di dusun Suksi Desa Bulusari karena di sana terdapat sebuah Prasasti Cangrang bernilai historis tinggi sebagai cikal bakal lahirnya Kabupaten Pasuruan.juga menjadi saksi penting perjalanan Kerajaan Mataram abad ke 10
Perayaan ini utamanya ditujukan sebagai wujud rasa syukur atas jasa serta perjuangan para tokoh pendahulu yang telah membangun dan mengantarkan Kabupaten Pasuruan hingga mencapai kondisi saat ini.
“kegiatan ini ( pagelaraan wayang kulit : red ) di gelar di kawasan Cunggrang Dusun Sukci Desa Bulusari dalam rangka perayaan hari jadi Kabupaten Pasuruan, berdasarkan catatan sejerah dari Prasasti ini menjadi cikal bakal lahirnya Kabupaten Pasuruan”jelasnya
Perayaan ini utamanya ditujukan sebagai wujud rasa syukur atas jasa serta perjuangan para tokoh pendahulu yang telah membangun dan mengantarkan Kabupaten Pasuruan hingga mencapai kondisi saat ini.
Selain sebagai ungkapan rasa syukur, perayaan Hari Jadi ini juga difungsikan sebagai sarana evaluasi diri secara menyeluruh. Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan capaian di masa lalu sebagai bahan pembenahan demi mendorong perbaikan dan kemajuan pembangunan di masa mendatang.
Pria akrab di panggil Gus Sobih menambahkan, Pelestarian tradisi melalui pagelaran seni budaya ini dinilai sangat krusial untuk terus dijalankan secara berkelanjutan. Langkah ini penting dilakukan agar masyarakat Kabupaten Pasuruan, terutama generasi muda, senantiasa mengenali, memahami, dan memelihara akar sejarah serta identitas daerahnya sendiri.
Terpisah Kades Bulusari Hj Nur Hayati yang di konfirmasi di sela sela acara, ia mengatakan merasa bersyukur atas terselenggaranyaa kegiatan pagelaran wayang kulit oleh Pemkab Pasuruan di Prasasti Cunggrang semongga Kabupaten Pasurua tetap Jaya
“ke depan, dalam penyelenggaraan Pagalaran Wayang kulit di Momentum Hari Jadi Kabupaten pasuruan ,kami menyarankan kepada Pemkab Pasuruan untuk berkordinasi dengan Pemerintah Desa agar acara sacral tersebut bisa lebih meriah “jelasnya.
Ia menambahkan atas nama Pemerintah Desa dirinya mengapresiasi acara tersebut, “yang penting Kabupaten Pasuruan harus lebih maju, lebih sukses,Pasuruan Bangkit,Bersama Kita pasti Bisa gitu ya”jelasnya.
Hadir dalam acara tersebut wakil ketua DPRD M Zaeni, Asisten I bidang Pemerintahan Diano Vela fery, Kadis Pariwisata Agus Hari Wibawa, Camat Gempol serta tamu undangan lainnya.(abi/sul)
Editor/Sam*














