Example floating
Example floating
BERITA NASIONAL

Kongres Kebudayaan Nusantara Digelar 8 Agustus di Malang, Presiden RI Dijadwalkan Hadir

2243
×

Kongres Kebudayaan Nusantara Digelar 8 Agustus di Malang, Presiden RI Dijadwalkan Hadir

Sebarkan artikel ini

Malang, REALITA – Pendopo Kabupaten Malang, Jawa Timur, akan menjadi lokasi penyelenggaraan Kongres Kebudayaan Nusantara pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Forum kebudayaan berskala nasional ini diproyeksikan menjadi wadah pertemuan para budayawan, akademisi, penghayat kepercayaan, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat arah pemajuan kebudayaan Indonesia.

Kegiatan yang diprakarsai Himpunan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa tersebut mengusung tema “Menggali Jejak-jejak Peradaban Nusantara sebagai Pondasi Nilai Kearifan Luhur untuk Membangun Kepribadian Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045.”

Ketua Pelaksana Kongres Kebudayaan Nusantara, Agung Rizkhi Zaifudin, mengatakan panitia telah mengundang Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Dr. Bambang Noorsena, Prof. Djoko Saryono, jajaran Pemerintah Kabupaten dan Kota Malang, serta berbagai tokoh budaya dari seluruh Nusantara.

“Kongres ini diharapkan menjadi ruang bersama bagi seluruh elemen bangsa untuk menggali kembali nilai-nilai luhur peradaban Nusantara sebagai fondasi memperkuat jati diri bangsa,” ujar Agung.

Selain dihadiri unsur pemerintah dan akademisi, kongres juga akan melibatkan para budayawan, pemerhati budaya, komunitas penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, paguyuban budaya, serta perwakilan trah kerajaan Nusantara, mulai dari Medang, Tumapel, Singasari, Kediri, Jenggala, Majapahit, Demak, Pajang, Mataram Islam, Banten, Cirebon, Pajajaran hingga komunitas budaya dari Bali.

Pembina Yayasan Royal Nusantara Agung, R.A. Ambarwati Kencono Wungu, turut menyampaikan apresiasi kepada panitia atas kesempatan yang diberikan kepada yayasan untuk berpartisipasi dalam kongres tersebut.

Menurut panitia, kegiatan akan dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai dengan target sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Hasil kongres diharapkan dapat melahirkan rekomendasi strategis bagi pemerintah dalam upaya pelestarian, pengembangan, dan pemajuan kebudayaan nasional.

Panitia berharap Kongres Kebudayaan Nusantara menjadi momentum memperkuat persatuan bangsa melalui pelestarian nilai-nilai budaya, semangat gotong royong, serta penguatan identitas nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Catatan Redaksi: Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat pengumuman resmi dari Istana Kepresidenan terkait agenda kehadiran Presiden RI pada Kongres Kebudayaan Nusantara. Kehadiran Presiden masih berdasarkan informasi yang disampaikan panitia penyelenggara.

Alfian

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *