Bangkalan, REALITA — Ruas Jalan Raya Nasional di Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan menyusul kondisi jalan yang kerap basah dan licin akibat ceceran air garam dari kendaraan pengangkut.
Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Sejumlah warga menyebut kecelakaan lalu lintas maupun kendaraan yang tergelincir nyaris terjadi setiap hari di kawasan tersebut.
Ceceran air garam diduga berasal dari armada pengangkut garam yang melintas di jalur tersebut. Muatan yang diduga tidak tertutup secara optimal menyebabkan air atau cairan dari garam menetes ke badan jalan.
Kondisi jalan yang licin tersebut dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih jalur tersebut merupakan jalan nasional dengan aktivitas kendaraan yang cukup padat.
Ketua Madas Sedarah Kecamatan Galis, Hanafi Mustajib, turut menyoroti kondisi tersebut. Ia mempertanyakan respons aparat kepolisian terhadap potensi kecelakaan yang dinilai sudah berlangsung cukup lama.
“Saat kami konfirmasi mengenai situasi rawan laka di jalur ini, pihak Kasat Lantas seolah tidak memberikan respons dan terkesan mengabaikan kondisi yang ada,” ujar Hanafi kepada awak media.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak seharusnya dibiarkan karena menyangkut keselamatan masyarakat. Ia meminta kepolisian bersama instansi terkait segera melakukan langkah pencegahan, termasuk mengecek armada pengangkut garam yang diduga menjadi penyebab ceceran di badan jalan.
Masyarakat juga mendesak agar dilakukan pengawasan dan penertiban terhadap kendaraan pengangkut garam yang melintas di jalur tersebut. Selain itu, pembersihan badan jalan dinilai perlu dilakukan secara berkala apabila ditemukan ceceran yang berpotensi menyebabkan jalan menjadi licin.
“Kami berharap ada tindakan nyata sebelum terjadi korban yang lebih parah. Jangan sampai setelah ada korban jiwa baru dilakukan penanganan,” tegas Hanafi.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Kasat Lantas Polres Bangkalan AKP Febry Hermawan terkait tudingan tersebut maupun langkah kepolisian dalam menangani kondisi jalan licin di Desa Paterongan.
eMHa















