Berita Jawa Timur

Wujudkan Ekoteologi, Menag Nasaruddin Umar Resmikan Program Eco Pesantren di PP Terpadu Al-Yasini

1884
×

Wujudkan Ekoteologi, Menag Nasaruddin Umar Resmikan Program Eco Pesantren di PP Terpadu Al-Yasini

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA —Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, secara resmi meluncurkan program Eco Pesantren di Pondok Pesantren (PP) Terpadu Al-Yasini, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (10/10/2026). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai ajaran Islam dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup di lingkungan pesantren.

​Peluncuran yang digelar di Aula PP Terpadu Al-Yasini ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Menteri Agama, pengurus pesantren, dan jajaran tokoh yang hadir. Deklarasi ini bertujuan mewujudkan pesantren yang berwawasan lingkungan, mandiri, dan berbudaya hijau sebagai bentuk penerapam nyata prinsip ekoteologi.

​Menghubungkan Agama dan Tanggung Jawab Alam
​Program Eco Pesantren hadir sebagai pendekatan pendidikan holistik yang menghubungkan pemahaman keagamaan dengan aksi nyata menjaga alam. Melalui program ini, edukasi lingkungan tidak berhenti pada tataran teori, melainkan diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari para santri.

​PP Terpadu Al-Yasini sendiri telah memulai berbagai langkah konkrit penunjang program ini, di antaranya:
​Penghijauan: Penanaman 75 pohon mangga di area pesantren yang saat ini telah berbuah dan siap dipetik.
​Konservasi Air: Pembiasaan budaya hemat air, khususnya saat para santri berwudu.

​Pengelolaan Kebersihan: Penanaman rasa tanggung jawab dan disiplin tinggi terhadap pengelolaan sampah.
​Dalam arahannya, Menag Nasaruddin Umar menekankan bahwa pendidikan pesantren tidak boleh hanya berfokus pada capaian akademik semata, tetapi juga harus membentuk karakter, spiritualitas, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

​”Pendidikan karakter dan spiritualitas santri harus berjalan beriringan dengan komitmen kita dalam menjaga alam dan kelestarian lingkungan,” tegas Menag.
​Dorong Integrasi Pesantren Ramah Anak
​Tak hanya berfokus pada isu lingkungan, komitmen bersama yang ditandatangani tersebut juga menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak. Pesantren diharapkan menjadi benteng perlindungan bagi santri dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan (bullying).

​Langkah ini sejalan dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 91 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Program Pengembangan Pesantren Ramah Anak, yang menjadi landasan hukum penguatan perlindungan anak di lembaga pendidikan keagamaan.

​Melalui peluncuran Eco Pesantren ini, PP Terpadu Al-Yasini Pasuruan makin memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya mencetak generasi religius dan mandiri, tetapi juga berwawasan ekologis serta berkeadaban.(Abi/sul)

 

 

Editor/Sam*

Example 300250
Editor: Editor/Sam*
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *