Bangkalan, REALITA— Turnamen sepak bola yang digelar di Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, yang semestinya menjadi ajang olahraga sekaligus hiburan bagi masyarakat, kini mendapat sorotan.
Pasalnya, muncul informasi mengenai dugaan aktivitas perjudian dengan taruhan uang di sekitar lokasi pertandingan. Kabar tersebut memicu keresahan sejumlah warga yang khawatir kegiatan olahraga masyarakat justru dimanfaatkan untuk aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.
Salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, pihak panitia maupun aparat kepolisian diharapkan dapat memberikan penjelasan dan melakukan pengawasan secara serius.
“Kami berharap ada penjelasan konkret mengenai dugaan aktivitas taruhan ini. Sebagai warga, kami ingin tindakan tegas diambil sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar marwah olahraga ini tetap terjaga,” ujarnya kepada Harianradar, Sabtu sore (5/9/2026).
Menanggapi informasi dan keresahan tersebut, Kapolsek Tanah Merah AKP Suyitno, S.H., M.H., menyatakan pihaknya telah menginstruksikan personel yang melakukan pengamanan untuk meningkatkan pengawasan di sekitar lokasi pertandingan.
Menurutnya, Kanit Intel dan Kanit Reskrim juga telah diarahkan untuk ikut melakukan pemantauan guna mencegah adanya aktivitas taruhan selama pertandingan berlangsung.
“Yang jelas, saya sudah menyampaikan kepada anggota yang melakukan pengamanan untuk mengimbau masyarakat agar tidak sekali-kali melakukan taruhan,” tegas AKP Suyitno saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Selain memberikan imbauan, kepolisian juga meminta pihak panitia memasang spanduk atau banner larangan perjudian di sekitar area pertandingan sebagai langkah pencegahan.
Kapolsek menambahkan, pola pengamanan juga akan ditingkatkan. Personel tidak hanya ditempatkan untuk mengamankan jalannya pertandingan, tetapi juga diminta melakukan patroli di area penonton.
“Ke depannya, selain melakukan pengamanan utama, anggota juga saya perintahkan untuk berpatroli menyisir area penonton demi memastikan tidak ada aktivitas taruhan. Terima kasih atas informasinya,” tambahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak panitia penyelenggara turnamen sepak bola Desa Batangan belum memberikan keterangan resmi terkait munculnya dugaan aktivitas perjudian di sekitar lokasi pertandingan.
Upaya konfirmasi kepada pihak penyelenggara masih dilakukan untuk memperoleh penjelasan mengenai mekanisme pengawasan selama turnamen berlangsung serta langkah panitia dalam mencegah adanya praktik perjudian.
Masyarakat berharap turnamen tersebut tetap berjalan dengan menjunjung tinggi sportivitas, keamanan, dan ketertiban, serta tidak menjadi ruang bagi aktivitas perjudian dalam bentuk apa pun.
Awak media akan terus melakukan pemantauan dan memberikan ruang kepada pihak panitia maupun pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi dan informasi secara berimbang.
Emha












