Berita Jawa Timur

Serap Aspirasi di Reses DPRD Pasuruan, Febri Irawan Tampung Keluhan Petani Soal Pupuk Bersubsidi dan Kinerja PPL

1781
×

Serap Aspirasi di Reses DPRD Pasuruan, Febri Irawan Tampung Keluhan Petani Soal Pupuk Bersubsidi dan Kinerja PPL

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA –tataniaga pupuk bersubsidi di wilayah Kecamatan Beji di keluhan para petani, juga soal responsivitas Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) kurang cepat menjadi sorotan utama dalam kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 yang digelar Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Febri Irawan Darwis.

​Dalam forum serap aspirasi tersebut, sejumlah perwakilan kelompok tani secara terbuka menyampaikan berbagai hambatan yang membayangi produktivitas pertanian di wilayah mereka.

​Agus, perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Gajahbendo, mengungkapkan bahwa alokasi pupuk bersubsidi saat ini masih jauh dari kebutuhan riil para petani. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu jadwal tanam serta mengancam hasil panen. Pada Sabtu (24/10/26).

​”Ketersediaan pupuk belum mencukupi kebutuhan petani di lapangan. Ini menjadi kendala besar, terutama saat memasuki masa pemupukan yang presisi sesuai jadwal tanam,” ujar Agus dalam forum tersebut.

​Senada dengan Agus, perwakilan petani dari Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Ikhtiar, menyoroti rumitnya mekanisme administrasi dan pendataan. Menurutnya, proses verifikasi pembelian pupuk berbasis KTP sering kali memakan waktu hingga satu minggu, yang berdampak pada terbatasnya penyerapan pupuk di tingkat bawah.

​Tak hanya persoalan logistik dan administrasi, warga juga memberikan catatan kritis terhadap efektivitas komunikasi dan pendampingan yang diberikan oleh PPL kepada kelompok-kelompok tani di lapangan.

​Menanggapi gelombang aspirasi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Febri Irawan Darwis, menegaskan komitmennya untuk membawa dan mengawal persoalan ini ke tingkat dinas terkait.

​”Seluruh masukan dan keluhan ini akan kami teruskan secara resmi ke Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan untuk ditindaklanjuti. Kita perlu menelusuri secara mendalam agar akar masalahnya jelas dan dapat ditemukan solusi konkret sesuai kewenangan instansi,” tegas Febri.

​Febri menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang intensif antara Dinas Pertanian, PPL, dan para kelompok tani demi menjaga kelancaran pasokan serta mendukung penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Pasuruan.

​Ia berharap aspirasi yang diserap melalui agenda reses ini tidak berhenti pada penampungan keluhan semata, melainkan bermuara pada perbaikan sistem pendataan, kepastian distribusi pupuk bersubsidi, dan peningkatan kualitas pelayanan PPL di lapangan  (Abi/sul)

 

Editor/Sam*

Example 300250
Editor: Editor/Sam*
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *