Example floating
Example floating
BERITA DEPOK

Pemkot Depok Menggelar Lomba Rumah Sehat Untuk Mencapai Ketahanan Pangan Warga

663
×

Pemkot Depok Menggelar Lomba Rumah Sehat Untuk Mencapai Ketahanan Pangan Warga

Sebarkan artikel ini

Depok, REALITA – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok terus mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang sehat, asri, dan produktif melalui Lomba REHAT di HATINYA PKK Kota Depok 2026.

Penilaian lomba kali ini berlangsung di RW 08, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Selasa (21/07/26), dan dihadiri Wali Kota Depok Supian Suri serta Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok Siti Barkah Hasanah.

Kepala DKP3 Kota Depok, Dadan Rustandi, menjelaskan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada kebersihan rumah, tetapi juga mencakup berbagai aspek yang mendukung kualitas hidup masyarakat.

“REHAT itu Rumah Sehat. Jadi rumah yang sehat, aman, nyaman, memiliki ventilasi yang baik, drainase yang bagus, dan yang tidak kalah penting adalah ketahanan pangannya,” ujarnya kepada awak media.

Menurut Dadan, salah satu indikator utama adalah kemampuan setiap rumah memanfaatkan pekarangan untuk menanam tanaman produktif, seperti tanaman obat keluarga (TOGA), sayuran, maupun tanaman pangan yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Artinya di rumah itu jelas ada parameter ketahanan pangan, yaitu menanam TOGA atau pohon-pohon yang produktif untuk kebutuhan makanan sehari-hari,” jelasnya.

Ia mengatakan, sesuai arahan Wali Kota Depok, setiap lokasi lomba minimal memiliki 20 rumah percontohan yang diharapkan mampu menginspirasi warga di lingkungan sekitarnya.

“Alhamdulillah di sini jumlahnya bahkan melebihi 20 rumah. Tujuannya agar menjadi percontohan yang nantinya diikuti RW-RW lainnya,” katanya.

Ke depan, konsep tersebut diharapkan berkembang menjadi gerakan berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kota.

“Nanti harapannya setiap kelurahan mengadakan lomba antar-RW, kemudian tingkat kecamatan, dan tingkat kota oleh DKP3,” ujar Dadan.

“Harapan Pak Wali, konsep ini bisa seperti Lembur Kuring, menjadi tempat edukasi bagi masyarakat maupun para pelajar untuk melihat seperti apa rumah yang sehat,” tuturnya.

Dadan menambahkan, setiap kecamatan memiliki keunggulan masing-masing sehingga penentuan pemenang akan mempertimbangkan berbagai aspek penilaian.

“Ada yang unggul dari drainase dan infrastrukturnya, ada juga yang ketahanan pangannya sangat bagus dengan hasil panen yang melimpah. Semua punya nilai plus dan minus, nanti juri yang menentukan,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menegaskan tujuan utama lomba bukan semata-mata mencari juara, melainkan membangun budaya hidup sehat dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Yang paling penting bukan siapa yang juara, tetapi bagaimana masyarakat bersama-sama menciptakan rumah dan lingkungan yang sehat,” tutup nya.

Murhadi Yanto

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *