Example floating
Example floating
Berita Surabaya

Diduga Dipicu Penarikan Mobil, Tiga Orang Terluka dalam Bentrokan di Kawasan Hiburan Surabaya

1901
×

Diduga Dipicu Penarikan Mobil, Tiga Orang Terluka dalam Bentrokan di Kawasan Hiburan Surabaya

Sebarkan artikel ini

Surabaya, REALITA – Insiden bentrokan yang diduga berkaitan dengan upaya penarikan sebuah mobil terjadi di kawasan parkir tempat hiburan malam di Jalan Taman Sari, Surabaya, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 03.15 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, keributan bermula saat sekelompok orang yang diduga merupakan debt collector berupaya mengambil alih sebuah mobil. Upaya tersebut disebut mendapat penolakan dari pemilik kendaraan yang dibantu petugas parkir (vale), sehingga memicu adu mulut yang berujung bentrokan.

Salah seorang petugas parkir berinisial DM mengaku tidak menyaksikan langsung kejadian karena bertugas pada sif siang. Namun, ia memperoleh informasi dari koordinator parkir mengenai insiden tersebut.

“Saya sebenarnya tidak tahu kejadian itu karena jaga siang hari. Namun dari cerita salah satu koordinator parkir, saat kejadian ada dua petugas vale mengalami luka di lengan kiri, pinggang kiri, dan tulang ekor. Dua petugas vale, Fery dan Didik, kini dirawat di RSUD dr. Soetomo,” ujar DM, Minggu (26/7/2026).

Menurut keterangan saksi, setelah sempat terjadi perdebatan, kelompok yang diduga hendak menarik kendaraan tersebut meninggalkan lokasi. Namun, tidak lama kemudian mereka disebut kembali dengan jumlah yang lebih banyak.

Saksi juga menyebutkan bahwa bentrokan lanjutan mengakibatkan dua petugas parkir mengalami luka akibat senjata tajam. Selain itu, seorang lainnya dilaporkan mengalami putus jari kelingking tangan kiri. Dugaan mengenai asal-usul potongan jari yang ditemukan di sekitar lokasi masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi. Rekaman itu kini menjadi salah satu bahan yang akan diteliti oleh penyidik untuk mengungkap kronologi kejadian secara utuh.

Kapolsek Genteng, Mulya Sugiharto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.

“Untuk korban ada tiga orang dan semuanya masih di rumah sakit. Mengenai bagaimana kronologinya dan siapa saja para korban, masih kami lakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Himpunan Pengusaha Hiburan Umum (HIPERHU), George Handi Wiyanto, menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut.
“Saya prihatin atas kejadian tersebut.

Bila ada pengunjung atau terjadi kesalahpahaman dengan karyawan, seharusnya segera direspons secara cepat dan humanis,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih menyelidiki penyebab pasti bentrokan, termasuk dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam aksi kekerasan tersebut. Belum ada penetapan tersangka maupun keterangan resmi mengenai motif kejadian.

Makruf

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *