Pasuruan, REALITA -Rencana Pemkab Pasuruan membangun rumah sakit di wilayah Selatan mendapat respon posistif dari kalangan dewan, langkah tersebut merupakan Solusi dalam pemerataan fasilitas kesehatan bagi masyarakat/pasien di wilayah kecamatan Tosari, Tutur dan Purwodadi mudah mendapatkan akses layanan yan lebih dekat dan tidak jauh jauh di rujuk ke Rumah sakit Malang.
Tri Laksono, anggota komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan yang di konfirmasi pada Jum’at ( 21/08/26 ) ,ia menjelaskan merencanakan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ketiga di wilayah Selatan merupakan langkah strategis ini diambil untuk mendekatkan jangkauan layanan medis bagi warga sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.
Politisi Golkar ini menambahkan, Luas wilayah dan kepadatan penduduk di wilayah Selatan—seperti Tosari, Tutur, Purwosari, Purwodadi, hingga Sukorejo membuat akses ke RSUD Bangil maupun RSUD Grati dinilai terlalu jauh. Pembangunan RSUD ketiga menjadi solusi krusial bagi masyarakat setempat.
“Kabupaten Pasuruan menurut kami terlambat dalam pengadaan rumah sakit di wilayah selatan ,di bandingkan dengan Kabupaten tetangga , Sidoarjo dan Probolinggo lebih awal sudah punya tiga rumah sakit daerah “jelasnya.
Berdasarkan data terakhir sekitar 4 tahun yang diperoleh komisi IV menyebutkan warga Kabupaten Pasuruan yang berobat ke ke RSUD Lawang mencapai sekitar 60% , kebanyakkan mereka adalah masyarakat dari wilayah Purwodadi, Purwosari, dan Tutur.
Dampak belum adanya Rumah sakit di wilayah Selatan tersebut ,maka potensi pendapatan /atau klaim kapitasi dan non-kapitasi dari BPJS Kesehatan masuk ke fasilitas kesehatan daerah pindah ke Kabupaten lain.
Keterangan yang sama di sampaikan Zakaria,langkah antisipasi yang di lakukan Pemkab Pasuruan dalam peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat bisa maksimal dengan membuka layanan Puskesmas 24 di anggap sudah bagus ,dalam artian masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis kapanpun bisa tertangani dengan cepat.
“termasuk juga layanan ambulan gratis jika ada masyarakat/ pasien yang butuh rujukan ke RSUD Bangil atau RSUD harus di optimalkan lagi “jelasnya.(abi/sul)
Editor/Sam*












