REALITA, – Polresta Bogor Kota minta maaf atas penangkapan salah satu jurnalis video dari media Metropolitan yang sedang meliput aksi unjuk rasa di Tugu Kujang, Kota Bogor, Rabu (28/10/2026).
Diketahui, jurnalis bernama Raka ditangkap saat mengambil gambar penangkapan massa aksi berpakain serba hitam di Jalan Cidangiang. Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Saat Raka ditangkap, dirinya sudah menunjukkan kartu identitas pers miliknya. Namun, ia tetap diamankan bersama massa aksi lain di dekat jembatan penyeberangan orang (JPO).
Raka sempat diminta untuk menghapus video yang berada di handphonenya, tetapi menolak. Dirinya dibebaskan beberapa saat kemudian dan terlihat berada di area pos polisi depan Mal Botani Square.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Adhitya Panji Anom mengatakan, terjadi kesalahpahaman saat pengamanan aksi unjuk rasa saat itu. “Dalam kesempatan ini saya memohon maaf mewakili seluruh personel Polresta Bogor Kota pada beberapa waktu lalu ada kesalahpahaman pada saat pengamanan aksi unjuk rasa di Tugu Kujang,” kata Adhitya kepada wartawan di depan Mapolresta Bogor Kota, Jumat (30/10/2026).
Ia memastikan polisi menjamin kebebasan pers untuk meliput di lokasi aksi unjuk rasa dan berupaya untuk mengenali rekan-rekan jurnalis. Pihak kepolisian juga meminta agar peliputan di lokasi aksi menggunakan identitas seperti ID pers untuk membedakan jurnalis dengan massa aksi.
Pada kejadian Raka, terjadi kesalahpahaman karena penangkapan itu terjadi pada malam hari. Personel yang melakukan pelanggaran tersebut akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.
“Sehingga pada saat diamankan tidak mengetahui dari rekan-rekan jurnalis pada saat itu juga kami langsung kembalikan (melepaskan) yang bersangkutan,” ujarnya. “Jadi tidak ada penahanan ataupun pengambilan properti dari rekan-rekan yang sudah diamankan,” sambung Adhitya.
Dirinya berharap, hubungan antara kepolisian dengan jurnalis tetap terjalin baik. “Sampai saat ini kami berharap hubungan yang terjalin baik antara Polresta Bogor Kota dengan rekan-rekan jurnalis semua bisa semakin baik ke depannya,” imbuh dia.
Adw/














