Pasuruan, REALITA –Ketua DPRD Samsul Hidayat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua proyek fital yang menjadi kebutuhan masyarakat yakni Pembangunan Talang Selang Di Desa Bulusari serta pemeliharaan berkala jalan di Ruas Bulusari – Wonosari pada Seninn ( 07/09/26).
Dua program Pembangunan tersebut sudah bertahun tahun di nantikan oleh masyarakat setempat karena untuk mendukung kebutuhan primer bagi puluhan petani, serta mendukung aktifitas perekonomian masyarakat
Untuk di ketahui,Talang Selang irigasi pertanian di kawasan Desa Bulusari mengalami kerusakan fital usai di terjang bencana banjir dua tahun silam ,imbasnya puluhan hektar sawah petani kesulitan air irigasi, bahkan saat musim kemarau panjang pada tahun 2026 mereka memlih tidak bercocok tanam padi karena khawatir gagal panen.
“Talang Iirigasi ambrol usai di terjang banjir dua tahun sulam, akibatnya pasokan air ke lahan pertanian terhenti total. Dampaknya, para petani di beberapa wilayah seperti Dusun Sumber Pandan, Karangjambe, Blimbing, hingga Jatipentongan tidak dapat menanam padi selama kurun waktu hampir dua tahun”jelasnya.
Pria yang akrab di panggil Lek Sul ini rela naik turun ke lokasi dan menyusuri sungai bersama dengan masyarakat sekitar, langkah ini di maksudkan untuk mengetahui progress langsung pengerjaan fisik betul betul bagus dan tidak terjadi penyimpangan tehnis.dan hasilnya nanti betul betul memberikan manfaat bagi para petani dan mendukung peningkatan hasil pertain.
Politisi PKB ini menambahkan, bahwa talang irigasi di bangun sejak sekitar tahun 2021 merupakan akses fital untuk mengaliri persawahan petani di beberapa dusun di Desa Bulusari juga sebagian Desa Carat Kecamatan gempol,pada tahun 2025 mengalami kerusakkan akibat di terjang banjir bercampur sampah, imbasnya struktur pondasi penyangga talang sepanjang 22 meter ambrol
Peninjauan di lanjutkan ke lokasi Pembangunan pemeliharaan jalan Bulusari-Kepulungan Dua, proyek yang di biayai dari anggaran dana cukai Rp 1,446 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang 1,1 km yakni pelebaran bahu jalan kanan dan kiri masing massing 75 cm meter mengggunakan beton, setelah itu di lanjutkan pengaspalan badan jalan dengan hot mix.
jalan tersebut sudah bertahun tahun tidak tersentuh pembangunan sehingga tak heran permukaan hingga bahu jalan mengalami kerusakan karena sering di lalui kendaraan, selain itu juga jalan kelas 3 ini merupakan jalan alternatif menuju Desa Sumbersuko , Pandaan ataupun wilayah Prigen.
Ahmad Tolip, salah satu warga Dusun Talang Desa Wonosari mengatakan sangat senang sekali keluhan warga soal usulan jalan rusak mendapat perhatian dari Pemkab Pasuruan, dirinya berharap pembagunan infrastruktur ini bisa mendukung kelancaran roda perekonomian masyarakat dan kelancaraan lalu lintas
“kami merasa bersyukur usulan Pembangunan yang kami ajukan melalui Desa dan juga di kawal oleh ketua DPRD, tahun ini bisa terlaksana”jelasnya.
Menurut keterangan Nur dari CV Gempol Konsulindo ,ia menuturkan bahwa pengerjaan pemeliharaan berkala Jalan Bulusari- Kepulungan program cukup bagus,tahan sekarang masih pengecoran bahu jalan dan kiri menggunakan betonm “untuk saat ini progress pengerjaan sudah mencapai 18 persen ada deviasi 16 persen “jelasnya.(abi/sul)
Editor/Sam*












