Berita Jawa Timur

Tingkatkan Sanitasi Pesantren, Danone Indonesia Gelar Festival Akses Air Bersih Dan Sanitasi Bagi Santri di PP Ngalah Purwosari

1800
×

Tingkatkan Sanitasi Pesantren, Danone Indonesia Gelar Festival Akses Air Bersih Dan Sanitasi Bagi Santri di PP Ngalah Purwosari

Sebarkan artikel ini

​Pasuruan, REALITA —PT Danone Indonesia menggelar Festival akses air bersih dan sanitasi untuk santri di pondok pesantren ngalah Purwosari pada Kamis (08/10/26). Sasaran kegiatan tersebut adalah untuk memberikan edukasi untuk berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan akses air bersih di lingkungan pondok pesantren.

​Inisiatif tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai kendala sanitasi yang masih dihadapi lingkungan pesantren. Padatnya populasi santri, penggunaan fasilitas bersama, serta tingginya ritme kegiatan harian menjadi tantangan utama dalam menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten.

Kegiatan berlangsung secara bertahap juga akan di gelar tiga lokasi yang berbeda yaitu Dharma Mafatihil Ulum pada 12 September 2026, Pondok Pesantren Ngalah pada 13 September 2026, dan Pondok Pesantren Al-Yasini pada 14 September 2026.

para peserta bertugas meneruskan edukasi dan membiasakan pola PHBS kepada rekan-rekan di pesantrennya masing-masing.

Melalui pendekatan sebaya ini, pemahaman hidup sehat diharapkan dapat menjangkau lebih banyak santri guna menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan mendukung tumbuh kembang santri secara optimal.

Pemkab Apresiasi Peran aktif Dunia Usaha :

Kegiatan Festival akses air bersih dan Sanitasi di pondok pesantren yang dilakukan oleh PT Danone Indonesia mendapat apresiasi dari Pemkab Pasuruan yang dalam hal ini disampaikan oleh wakil bupati Pasuruan shobih Asrori yang hadir langsung dalam acara tersebut

Pria yang akrab dipanggil gS Sobih ,ia menegaskan bahwa upaya peningkatan kesehatan di lingkungan pondok pesantren tidak dapat dijalankan secara mandiri oleh pemerintah maupun pihak pesantren saja. Namun diiperlukan kerja sama dan sinergi dari berbagai elemen.

“Kami sangat terbantu dengan adanya festival ini dalam melaksanakan program prioritas tersebut. Pemerintah dan pondok pesantren tidak bisa meningkatkan kesehatan santri sendirian tanpa ada kolaborasi dengan pengusaha, masyarakat, dan wali murid,” tegasnya.

​Pemerintah Daerah berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata, sehingga standar dan kualitas kesehatan para santri di Kabupaten Pasuruan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.(Abi/sul)

 

 

Editor/Sam*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *