Kabupaten Bogor, REALITA — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor yang dirangkaikan dengan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk menyasar pemilih Generasi Z. (22/01)
Mengusung tema “Bergerak Bersama Generasi Z, Politik Beradab untuk Indonesia Maju”, PPP menegaskan komitmennya merangkul pemilih muda melalui pendekatan religius, digital, dan partisipatif.
Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Junaedi Syamsudin menegaskan, Gen Z adalah penentu masa depan demokrasi dan tidak bisa didekati dengan politik lama yang transaksional.
“Generasi Z kritis dan cerdas. PPP hadir membawa politik yang beretika, berlandaskan nilai keislaman, bukan sekadar janji,” tegasnya.

“Harlah ke-53 ini adalah titik balik. Kami tidak ingin PPP hanya menjadi pelengkap demokrasi. Target 8 kursi DPRD Kabupaten Bogor adalah target realistis yang akan kami kejar dengan kerja nyata dan konsolidasi total,” tegas Junaedi.
Ia menambahkan, PPP Kabupaten Bogor akan mengedepankan politik santun, bersih, dan berpihak kepada kepentingan rakyat kecil, khususnya dalam isu keagamaan, kesejahteraan sosial, dan keadilan ekonomi.
Peringatan Isra Mi’raj dimaknai sebagai penguatan nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab moral dalam berpolitik—pesan yang dinilai relevan di tengah krisis kepercayaan publik terhadap partai politik.
PPP Kabupaten Bogor menargetkan penguatan basis pemilih muda melalui kegiatan keagamaan, edukasi politik, dan aktivasi media sosial. Di usia ke-53, PPP menegaskan diri sebagai partai Islam yang adaptif, inklusif, dan siap menjawab tantangan zaman.
Di acara Harlah ini hadir pula mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin dan Ade Munawaroh Yasin, juga hadir pula Elly Yasin Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019–2024, mewakili daerah pemilihan Jawa Barat V (meliputi Kabupaten Bogor).
Firly















