Berita Jawa Timur

Hadiri Maulid Nabi Muhammad Darussalam 2 Gempol,ini Pesan Wabup Gus Shobih

1781
×

Hadiri Maulid Nabi Muhammad Darussalam 2 Gempol,ini Pesan Wabup Gus Shobih

Sebarkan artikel ini

Pasuruan,  REALITA -Pondok Pesantren Darussalam 2 di Desa Watukosek kecamatan Gempol menggelar peringatan maulid nabi 1448 pada Selasa (15/09/26) acara tersebut selain di hadiri ratusan para wali santri ,juga mengundang wakil Bupati Gus Shobih untuk memberikan tausiyah keagamaan

Kegiatan tersebut di awali dengan rangkaian kegiatan seperti penampilan banjari para santri,pembacaan salawat nabi

Wakil Bupati Pasuruan Gus Shobih Asrori yang di dapuk sebagai penceramah mengambil tema mengangkat kisah kelahiran, keagungan Rasulullah SAW, serta berbagai hikmah keimanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan umat.

Ia menceritakan sejumlah kisah mengenai keistimewaan kemuliaan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir yang di utus oleh Allah dan juga sebagai sosok yang menjadi teladan bagi umat Islam.

Gus Shobih juga mengisahkan berbagai makhluk yang dalam riwayat di sejumlah kitab ada yang telah diciptakan sebelum Nabi Adam AS.

Pada bagian lain tausiyah, Gus Shobih turut menyampaikan kondisi fiskal Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, pemerintah daerah menghadapi tantangan setelah adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sekitar Rp780 miliar.

Ia juga menyebut adanya penurunan dana bagi hasil cukai hasil tembakau mengalami penurunan dari sekitar Rp450 miliar menjadi sekitar Rp200 miliar.

Kondisi tersebut, kata dia, berdampak terhadap ruang fiskal pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

Meski ada kebijakan pengetatan fiskal,lanjut Gus Shobih , komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mempertahankan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Pemerintah daerah juga terus mengoptimalkan kepesertaan BPJS serta pelayanan rumah sakit.

Terpisah,pengasuh Pondok Pesantren Darussalam 2 Watukosek, Muhammad Zeinal Attoillah atau Kyai Atok, menyampaikan profil dan perkembangan pesantren yang berdiri sejak 2011.

Saat ini, Darussalam 2 menaungi sekitar 200 santri putra dan putri. Sebagian santri mengikuti program tahfidz Al-Qur’an, sementara lainnya mengikuti pendidikan umum dan keagamaan.

Jenjang pendidikan yang tersedia meliputi Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Sebagian santri juga melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di luar pesantren.

Kyai Atok menjelaskan, aktivitas santri berlangsung terjadwal sejak dini hari. Para santri menjalankan salat tahajud sebelum Subuh, kemudian salat Subuh berjamaah dan mengikuti tadarus atau pengajian Al-Qur’an.

Pada pagi hingga siang hari, santri mengikuti pendidikan formal. Setelah istirahat, kegiatan kembali berlanjut selepas Ashar dengan salat berjamaah dan pengajian kitab kuning.

Selepas Maghrib, para santri mengikuti kegiatan keagamaan hingga malam. Setelah salat Isya, mereka melanjutkan takror atau musyawarah sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pendalaman ilmu.

Pihaknya berharap Pemkab Pasuruan turus bersinergi dengan pondok pondok pesantren Menurutnya, kerja sama tersebut penting untuk membimbing masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan moral dan akhlak generasi muda.(Abi/sul)

 

 

Editor/Sam*

Example 300250
Editor: Sam*
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *