Example floating
Example floating
Berita Bali

Buleleng Siap Lahirkan “Kota Baru”, Pemkab Fasilitasi Studi Kelayakan KEK Pertahanan di Gerokgak

2728
×

Buleleng Siap Lahirkan “Kota Baru”, Pemkab Fasilitasi Studi Kelayakan KEK Pertahanan di Gerokgak

Sebarkan artikel ini

Buleleng, REALITA – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Riset, Inovasi, dan Data (BRIDA) resmi memfasilitasi kegiatan penelitian serta pengambilan data terkait rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di sektor pertahanan dan keamanan negara.

Kegiatan kolaboratif ini digelar pada Rabu pagi (15/4/2026) di Ruang Rapat BRIDA, menghadirkan tim peneliti dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) bersama mitra strategis PT. Wijaya Laksmi Bhuana Agung.

Acara dipimpin langsung oleh Kepala BRIDA Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M., dan dihadiri oleh Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan RI sekaligus Ketua Tim Peneliti, Mayjen Dr. Priyanto, S.I.P., M.Si. Turut hadir dalam kesempatan ini unsur Forkopimda, perangkat daerah terkait, serta Direktur PT. Wijaya Laksmi Bhuana Agung, RA. Ambarwati Kencana Wungu.

Dalam sambutannya, Suwarmawan menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepada Buleleng, khususnya Kecamatan Gerokgak, sebagai lokus utama penelitian.

“Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah, akademisi, dan dunia usaha dalam pembangunan berbasis riset dan inovasi,” ujarnya.

Pengembangan KEK bidang pertahanan dan keamanan dinilai memiliki nilai strategis yang tinggi. Hal ini tidak hanya bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, tetapi juga menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan pangan nasional mengingat potensi wilayah Buleleng yang sangat besar.

Sementara itu, Mayjen Dr. Priyanto menegaskan bahwa kajian ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

“Penelitian ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diharapkan memberi kontribusi nyata bagi daerah. Penting adanya masukan dari pemerintah dan pemangku kepentingan untuk menentukan prioritas pengembangan KEK di Buleleng. Kami berharap hasil penelitian dapat memberi manfaat langsung dan mendukung perumusan kebijakan strategis,” tegasnya.

Dalam sesi diskusi, RM. Miko Alfian Yulianto, seorang pemerhati budaya asal Jawa, menyoroti aspirasi masyarakat yang menginginkan pemerataan pembangunan.

“Masyarakat Buleleng mengharap ada kesetaraan perekonomian dengan Bali selatan seperti Denpasar dan lainya, menimbang kabupaten Buleleng memiliki history sejarah panjang yang dahulu merupakan kota Raja zaman kerajaan,” papar Miko.

Visi besar ini diharapkan dapat mengubah wajah Buleleng ke depannya. “Sudah saatnya Kabupaten Buleleng menjadi kota Baru yang didukung oleh Kawasan ekonomi khusus (KEK) demi kemakmuran semua Semeton Bali se-Provinsi Bali,” tambahnya.

M. Miko Alfian Y 

Example 300250
Penulis: M. Alfian Y Editor: Emha
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *