Pasuruam, REALITA -Banyaknya tenaga pengawas sekolah di beberapa wilayah yang pensiun secara langsung berdampak pada efektifitas pengawasan kegiatan Pendidikan di sekolah,Dinas Pendidikan terus mengupayakan usulan penambahan personil agar beban kerja para pengawas tidak begitu berat karena mereka harus monitoring di beberapa wilayah.
“untuk kekurangan pengawas sekolah di Kabupaten Pasuruan mencapai 117 orang, kita terus berupa pengajukan usulan personil baru agar beban kerja pengawas tidak berat “jelas Tri Krisni Astuti pada Rabu (10/06/26) di Gedung DPRD
Wanita asal Pandaan ini menambahkan, eksistensi para pengawas sagta fital sekali karena mereka adalah kepanjangan tangan dinas dalam menjalankan pengawasan kegiatan proses Pendidikan serta pelaksanaan kurikulum proses pembelajaran di lembaga pendidikan,
“Jumlah pengawas memang sangat sedikit ,dampaknya sebagian dari mereka ada yang harus melakukan stretching atau memperluas cakupan pengawasannya,” tuturnya
Upaya penambahan pengawas sejatinya sudah berkali kali diupayakan. Namun, proses pengangkatan pengawas baru bergantung pada mekanisme uji kompetensi yang itu semua adalah kewenangan pemerintah pusat.
Akibatnya, sejumlah pengawas harus merangkap menangani banyak sekolah sekaligus. Beban kerja paling berat dirasakan pengawas yang bertugas di wilayah dengan jumlah lembaga pendidikan besar seperti Kecamatan Bangil dan Pandaan.(abi/sul)
Editor/Sam*















