Pasuruan, REALITA -Jalan Dusun Tempel, Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, akhirnya mendapat perbaikan setelah sekian lama mengalami kerusakan cukup parah akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) merealisasikan pembangunan jalan lingkungan dengan konstruksi paving sepanjang 270 meter.
Perbaikan tersebut disambut positif oleh masyarakat karena selama ini kondisi jalan menghambat aktivitas dan mobilitas warga.
Proyek pembangunan jalan lingkungan (PJL) tersebut dikerjakan CV Oris sebagai pelaksana kegiatan di bawah koordinasi Dinas Perkim Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan ini menggunakan anggaran Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp175.066.300,00.
KONSTRUKSI-620/2.02.33/105/2026, tertanggal 16 Oktober 2026, dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender. Dalam pelaksanaannya, penyedia jasa juga wajib menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna menjaga keselamatan pekerja maupun masyarakat di sekitar lokasi proyek.
Pembangunan jalan sepanjang 270 meter ini menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Dusun Tempel. Sebelum mendapatkan perbaikan, kondisi jalan yang rusak dan berlubang kerap menyulitkan pengguna jalan, terutama warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas ekonomi.
Kepala Dusun (Kasun) Tempel, Miftahul Ulum, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan infrastruktur tersebut. Ia menilai perbaikan jalan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna, tetapi juga membuka peluang peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat.
“Pembangunan jalan ini sangat berarti bagi warga kami. Selain memperlancar akses transportasi sehari-hari, infrastruktur yang baik ini tentu akan menunjang mobilitas dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat di Dusun Tempel,” ungkap Miftahul Ulum, Kamis (5/11/2026).
Menurutnya, kondisi jalan yang lebih baik akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Akses transportasi yang lancar juga dapat mempermudah distribusi barang dan jasa serta mendukung kegiatan sosial warga di lingkungan dusun.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Legok, Nursalam. Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pasuruan H. Mochamad Rusdi Sutejo atas perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat di wilayahnya.
Nursalam menilai realisasi pembangunan jalan tersebut merupakan bentuk respons pemerintah daerah terhadap kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah. Menurutnya, perbaikan infrastruktur lingkungan menjadi salah satu kebutuhan mendasar yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Atas nama Pemerintah Desa Legok, Nursalam juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perkim Kabupaten Pasuruan yang telah merealisasikan pembangunan jalan di Dusun Tempel.
Ucapan terima kasih tersebut turut disampaikan jajaran perangkat desa, mulai dari kepala dusun, ketua RT, ketua RW, hingga masyarakat setempat. Mereka berharap perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur di tingkat desa dapat terus berlanjut dan menjangkau wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perbaikan.
Masyarakat Dusun Tempel berharap pembangunan jalan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang. Warga juga diharapkan ikut menjaga kondisi paving agar tetap terawat dan dapat digunakan dalam waktu lama.
Selain kualitas hasil pekerjaan, ketepatan pelaksanaan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak menjadi aspek penting agar anggaran pembangunan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Bagi warga Dusun Tempel, pembangunan jalan ini bukan sekadar perubahan permukaan jalan dari rusak menjadi tertata. Lebih dari itu, infrastruktur tersebut menjadi penunjang kelancaran aktivitas sehari-hari, akses sosial, serta pergerakan ekonomi masyarakat.
Dengan terealisasinya pembangunan ini, warga berharap Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memperhatikan kebutuhan infrastruktur di berbagai desa sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Kini, jalan yang sebelumnya menjadi keluhan warga diharapkan berubah menjadi akses penghubung yang lebih nyaman, aman, dan produktif bagi masyarakat Dusun Tempel.(abi/sul)
Editor/Sam*














