PASUURAN, REALITA —Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan menunjukkan aksi kepedulian nyata terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno, Welirang, dan Ringgit.
Sebagai bentuk empati dan tanggap darurat, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak, khususnya di Desa Jatiarjo dan wilayah Dayurejo, Kecamatan Prigen.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan menyampaikan bahwa pada tahap awal penyaluran, sebanyak 6 truk tangki air bersih diterjunkan langsung ke lokasi untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga setempat.
”Hari ini kami memberikan bantuan empati di wilayah Desa Jatiarjo yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. Alhamdulillah, hari ini kami bersama relawan, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prigen, serta warga Desa Jatiarjo bergerak bersama menyalurkan bantuan air bersih,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa bantuan suplai air bersih ini tidak berhenti dalam satu hari saja. DPC PDI Perjuangan berkomitmen untuk terus menyuplai sedikitnya 5 truk tangki air setiap harinya bagi warga yang membutuhkan di kawasan terdampak.
Dorong Anggaran Infrastruktur Pipa Air
Selain bantuan darurat berupa air bersih, pihak DPC PDI Perjuangan juga segera melakulan kordinasi dengan Bupati Pasuruan untuk membahas solusi jangka panjang terkait krisis air akibat kerusakan jaringan pipa pascakebakaran.
Dari hasil koordinasi tersebut, disiapkan alokasi anggaran sebesar Rp1 miliar untuk pengadaan dan perbaikan jaringan pipa air di wilayah Desa Jatiarjo, serta sekitar Rp100 juta untuk wilayah Dayurejo. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan akses air bersih masyarakat secara permanen.
Tidak hanya menyalurkan air bersih, aksi kemanusiaan ini juga diperkuat dengan keterlibatan Relawan H Sugianto bersama DPC PDI Perjuangan yang telah memberangkatkan sebanyak 200 relawan ke titik lokasi kebakaran di lereng Gunung Arjuno-Welirang sejak kemarin.
Perwakilan relawan menyampaikan bahwa situasi pergerakan api terus dipantau secara intensif. Meskipun titik api utama di beberapa area mulai mengecil, potensi ancaman masih ada karena pergerakan api yang menjalar mendekati pemukiman warga.
”Kami akan tetap konsisten bergotong-royong membantu pemadaman api dan mendampingi masyarakat hingga situasi benar-benar aman dan kondusif,” jelas H Arifin,Ketua DPC-PDI.P Kabupaten Pasuruan pada Senin (19/10/26)
Selain penanganan secara kedaruratan,dirinya meminta Pemkab juga menggandeng dunia usaha untuk ikut berpartisipasi aktif membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan langsung tujuannya adalah untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak musibah kebakaran hutan dapat teratasi secara cepat dengan kebih baik. (Abi/sul)
Editor/Sam*














