Pasuruan, REALITA – Gerak cepat di lakukan Pemkab Pasuruan bersama sejumlah Perusahaan ternak anak melakukan perbaikan kerusakan Infrastruktur jalan paving yang rusak di Desa Banjarkejen Kecamatan Pandaan yang sempat di protes warga dengan cara di tanami pohon pisang.
Untuk perbaikan ruas jalan kelas III yang menghubungkan dua desa tersebut merupakan akses fital bagi perekonomian masyarakat petani dan pelaku usaha,, dari pantauan di lapangan proses perbaikan jalan paving tersebut resmi dimulai pada Jum’at ( 16/10/26).
sebelumnya adanya pihak Kecamatan Pandaan memfasilitasi pertemuan antara kesepakatan pemerintah Desa setempat dan para pengusaha peternak ayam pedaging pada Senin 14/10/26) di peroleh kesepakatan bersama

“ para pengusaha sepakat untuk menanggung biaya pembongkaran serta pemasangan kembali jalan secara gotong royong”jelas Supaat Sekdes Banjarkejen
dirinya menjelasakan, untuk besaran iuran disesuaikan dengan kapasitas kepemilikan ternak, yakni Rp 205 rupiah per ekor ayam,Di wilayah Desa Banjarkejen sendiri ada sekitar 13 hingga 14 perusahaan peternak ayam pedaging yang sudah sepakat untuk memperbaiki jalan
“anggaran untuk perbaikan jalan paving dari Perusahaan, sedangkan pasir dari Dinas Sumberdata Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi “tambahnya.
Dengan dimulainya perbaikan jalan utama penghubung antar kecamatan dan desa ini, mobilitas warga serta kelancaran distribusi logistik dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut diharapkan dapat kembali normal.
Iksan, salah satu warga setempat merasa senang sekali atas di benahinya jalan paving yang rusak oleh Pemkab Pasuruan.ia menuturkan bahwa jalan merupakan menjadi akses fital masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian mangga, padi jagung juga hasil peternakan
“terima kasih pak bupati atas gerak cepat perbaikan jalan rusak, semoga ini bisa bermanfaat bagi warga desa Banjarkejen”jelasnya.( abi/sul)
Editor/Sam*














