Sidoarjo, REALITA – Septian Hadi Darmawan (41) asal Desa Berni Kecamatan Krucil,
Probolinggo, karyawan
percetakan Mitra Maju Sukses,
Desa Wunut, Kecamatan Porong ditemukan kondisi tidak bernyawa bersama motornya diparit, kawasan Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon oleh pencari ikan.
Sontak adanya kabar temuan sesosok mayat itu, warga maupun pengguna jalan memadati lokasi untuk melihatnya dan dilaporkan ke Polsek Jabon untuk ditindak lanjuti, Sabtu (10/10/2026) pagi.
” Sebelumnya, saya kira engglek bambu. Namun setelah didekati
tahu-tahunya terlihat bodi motor, dan lutut manusia. Sebab dilokasi itu, banyak rumput dan penuh air sehingga nampak samar. Dari situlah, kemudian minta tolong ke warga maupun pengguna jalan untuk melaporkan temuan tersebut, ” ujar pemancing yang namanya tidak mau disebutkan.

Terpisah, Yayak Agung Rachman famili korban dilokasi menceritakan, sebelum meninggal (red-korban) pada hari Minggu 06 Oktober 2026 malam, korban pamit keluar sebentar untuk membeli kopi dikawasan Jabon. Setelah itu, tidak ada kabar sama sekali, dan tahu-tahunya mendapatkan kabar dari temannya melalui handpone celularnya.
” Sesuai ciri-ciri, dan motor yang dikendarainya, memang benar itu Septian Hadi Darmawan, dan tidak dipungkiri Ia sempat melaporkan kejadian orang hilang, ” terangnya.
Sementara Kapolsek Jabon AKP Nanang Mulyono melalui Kanit Reskrim Ipda Sunarwan menjelaskan berdasarkan laporan dari masyarakat adanya temuan sesosok mayat. Kami bersama-sama anggota lainya, dan tim identifikasi Polresta Sidoarjo, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jenazah korban dievakuasi dan dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum, guna dilakukan visum dan 1 unit motor diamankan di Polsek Porong, ucapnya.
Korban ini diduga mengalami laka lantas, saat berkendara dari arah timur Jabon ke arah barat Porong. Ketika melintasi jalan raya Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon. Menurut keterangan dari beberapa saksi, sebelum meninggal korban berpamitan pada temanya untuk keluar sebentar pergi untuk membeli kopi. Selanjutnya tidak kunjung kembali, kemudian beberapa hari dilakukan pencarian oleh rekan kerjanya, dan pihak keluarganya.
” Dari hasil visum, ditubuh korban tidak ditemukan luka bekas penganiayaan atau lainnya, dan hanya mengalami luka lecet pada lutut dan lengan. Kini jenazah korban sudah dibawah pulang keluarganya, untuk dimakamkan, ” pungkasnya.
AHP/Sam*
Editor/Sam*














