Pasurua n, REALITA – Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Dan Bina Kontruksi ( SDA-BM-BK ) melakukan perantingan sejumlah pohon kering dan rawan patah pada Senin ( 07/09/26), bergerak cepat merespon keluhan masyarakat terkait keberadaan dahan pohon kering yang membahayakan para pengguna jalan di ruas Karangbangkal – Talun, Kecamatan Gempol.
Langkah penanganan ini diambil menyusul laporan warga mengenai maraknya insiden pengendara yang tertimpa dahan rapuh saat melintas di jalur tersebut. Mengingat tingginya potensi bahaya bagi keselamatan jiwa, tim dari Dinas SDA Bina Marga langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa satu unit mobil crane dan peralatan pemotong kayu.
Di lokasi kegiatan, petugas dan pekerja lapangan dengan di bantu karangtaruna setempat melakukan pemangkasan dan merapikan ranting-ranting pohon besar yang dinilai rawan patah. Proses perantingan dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas warga yang terus mengalir.
“perantingan pohon mulai dari perempatan Karangbangkal sampai sekolah SD, setelah ada laporan ke masyarakat ada pengguna jalan yang melintas di tertimpa dahan kering yang patah, kita upaya satu hari selesai”jelas Kasiadi, Petugas lapangan pada Senin ( 07/09/26)
Tindakan sigap dari dinas dalam merespon cepat keluhan soal ranting pohon di pinggir jalan yang mengganggu pengguna jalan mendapat apresiasi tinggi dari warga , juga Kepala Desa Winong. Amiril Mukmin , dirinya berharap kegiatan ini juga untuk mencehan adanya musibah warga atau pengguna jalan tertimpa rangting pohon tumbang.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas SDA Bina Marga yang langsung merespon laporan kami. Penanganan ini sangat penting untuk mencegah terjadinya korban kecelakaan akibat dahan pohon yang lapuk,” jelasnya.
Dengan selesainya proses pemangkasan ini, ruas jalan Karangbangkal – Talun kini dapat dilintasi kembali oleh masyarakat pengguna jalan dengan lebih aman dan nyaman.(abi/sul)
Editor/Sam*












