Example floating
Example floating
Berita Bangkalan

Tewas Tersabet Senjata Tajam, Jenazah Samari Diekshumasi, Polisi Periksa Tiga Orang

4207
×

Tewas Tersabet Senjata Tajam, Jenazah Samari Diekshumasi, Polisi Periksa Tiga Orang

Sebarkan artikel ini

Bangkalan, REALITA – Hasil autopsi terhadap jenazah Samari, warga Desa Karanggen Barat, Kecamatan Tanah Merah, yang meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) lalu, mengungkap fakta mengejutkan. Kematian korban bukan disebabkan oleh terjatuh, melainkan akibat sabetan senjata tajam.

Kepastian ini didapat setelah Tim Penyidik Polres Bangkalan bersama Dokter Forensik melakukan proses ekshumasi atau pembongkaran makam pada Rabu (15/4/2026) lalu. Tindakan hukum ini dilakukan untuk kepentingan peradilan, mulai dari identifikasi jenazah, penentuan penyebab kematian, hingga pencarian bukti fisik baru.

Hasil Autopsi: Korban Tewas Akibat Sabetan
Dokter Ahli Forensik Polres Bangkalan, dr. Edy, membenarkan temuan tersebut.

“Dari hasil Autopsi yang kami lakukan menyimpulkan bahwa kematian Samari terkena sabetan senjata tajam,” papar dr. Edy kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Keluarga Soroti Proses Pemakaman
Sementara itu, keluarga korban melalui kakak almarhum, yang disingkat S, menyayangkan sejumlah hal yang terjadi saat proses pemakaman sebelumnya. Ia menilai ada kejanggalan terkait barang-barang yang ikut dikuburkan.

“Saya sangat menyayangkan kenapa ke tiga tali pocong itu tidak di lepas, topi serta kain lainnya ikut di kubur sepertinya ingin menghilangkan barang bukti,” ujar S.

Polisi Periksa Tiga Saksi
Berdasarkan hasil visum et repertum tersebut, Satreskrim Polres Bangkalan langsung mengambil langkah hukum dengan memanggil tiga orang berinisial R, D, dan N untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Menanggapi perkembangan kasus ini, Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, S.H., M.H., belum dapat memberikan keterangan lebih rinci.

“Karena ini sudah masuk ke tahap penyidikan,” ujarnya singkat.

Hingga saat ini, sejumlah pihak juga turut mengawal proses hukum kasus ini. Ketua Madas Nusantara DPK Blega, Rahmadi, menegaskan komitmennya.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ke pengadilan,” tegas Rahmadi.

aba

Example 300250
Penulis: AbaEditor: Emha
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *