Pasuruan, REALITA -Sempat ramai jadi sorotan public dan viral di media sosial, polemik dugaan penyalahgunaan dana bantuan politik (Banpol) di tubuh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan akhirnya tidak ada berlanjut pada proses hukum lebih lanjut
Pasalnya sejumlah pengurus PAC PDI Perjuangan resmi mencabut laporan yang sebelumnya sudah di laporkan ke Kejakasan beberapa hari yang lalu,benarkan kasus tersebut ada pihak pihak kuat yang melakukan intervensi sehingga ujug ujug berakhir pencabutan
Pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bangil Idrus Harun yang di konfirmasi awak media melalui selulernya pada Kamis ( 09/07/26) ia menegaskan, bawah persoalan dana Banpol tahun 2022 dan 2024 yang sempat ramai diperbincangkan, termasuk di media sosial, telah diselesaikan secara internal melalui mekanisme organisasi partai.
Menurutnya, untuk proses penyelesaian dilakukan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan.“Permasalahan tu sudah kami anggap selesai karena telah diselesaikan secara internal oleh DPD Jawa Timur dan DPC Kabupaten Pasuruan,” ujarnya, Kamis (10/7/2026).
Idrus berargumene bahwa setelah memperoleh penjelasan secara menyeluruh dan detail serta ada bukti bukti kuat penggunaan anggaran banpol serta pengelolaan anggarannya, tanpa ada paksaan maka pihaknya memahami bahwa tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan dana sebagaimana yang sebelumnya dipersoalkan.
Ia menilai, persoalan yang muncul lebih disebabkan oleh miskomunikasi dalam internal organisasi, bukan karena adanya penyimpangan penggunaan anggaran.“Setelah kami mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya, kami memahami bahwa anggaran tersebut memang digunakan untuk kepentingan partai. Tidak ada indikasi penyalahgunaan dana Banpol,” urainya.
Atas dasar itu, pihaknya memutuskan mencabut laporan yang pernah disampaikan. Dia mengaku pihaknya juga tidak akan lagi mempermasalahkan ke depannya.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen menjaga soliditas organisasi sekaligus mengakhiri polemik yang berkembang di tengah masyarakat.
Idrus berharap, seluruh kader dapat kembali membangun suasana yang kondusif dan mengesampingkan perbedaan pandangan yang sempat muncul.“Karena itu kami mencabut laporan tersebut agar persoalan ini benar-benar selesai. Ke depan kami ingin menjaga situasi internal tetap kondusif dan fokus membesarkan partai,” tuturnya.
Ia menambahkan, setelah persoalan dinyatakan tuntas, maka di harapkan seluruh energi kader partai berlambang kepala Banteng moncong putih segera diarahkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi.
Selain itu, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menjalankan program-program partai secara lebih optimal.“Yang terpenting sekarang adalah menjaga kekompakan dan bersama-sama membesarkan PDI Perjuangan. Kami ingin fokus bekerja dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tutupnya.(abi/sul)
Editor/Sam*















