Pasuruan, REALITA -Sejumlah kasus asusila yang di terjadi menerpa para ASN soal hubungan pertemanan yang kurang etis khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan dalam beberapa hari terakhir , hal itu di pengaruhi banyak factor dominan,salah satunya minimnya pengawasan atos kerja dan pembinaan spiritual pegawai.
Salah satu kasus yang sempat menghebohkan yakni dugaan kasus asusila dua ASN Dinas Pendidikan mobil goyang yang viral dalam beberapa hari terakhir, Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan mendesak kepada Pemkab Pasuruan melakukan pembinaan karakter kepada seluruh pagawai,tujuan adalah untuk menproteksi kasus serupa Kembali terjadi
“kami banyak menerima aduan dari masyarakat soal pelanggaran yang motifnya berbau asmara terlarang “ jelas Rudi Hartono ketua komisi I DPRD pada kamis ( 02/07/26)
Politisi PKB ini menambahkan, munculnya kasus kasus pelanggaran disiplin pegawai yang terjadi diyakini bukan penuhnya di bebankan pada kesalahan mereka, namun juga pengawasan dan pembinaan pimpinan OPD di anggap masih lemah
“Upaya pencegahan pelanggaran asusila oleh ASN bisa dilakukan melalui penegakan disiplin, penguatan nilai dasar BerAKHLAK, serta penerapan aturan khusus terkait moralitas dan perbuatan asusila untuk efek jera”imbuhnya.(abi/sul)
Editor/Sam*















