Example floating
Example floating
BERITA DAERAH

Capaian PAD Pemkab Pasuruan Th 2025 Tembus Rp 1.19 Triliun, Bukti Aktifitas Ekonomi Alami Peningkatan.

2007
×

Capaian PAD Pemkab Pasuruan Th 2025 Tembus Rp 1.19 Triliun, Bukti Aktifitas Ekonomi Alami Peningkatan.

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA -Pemkab Pasuruan berhasil membukukan capaian realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 berhasil menembus angka Rp1,19 triliun.angka tersebut merupakan realisasi tertinggi sejak beberapa tahun yang lalu belum merupakan salah satu indikator meningkatnya aktivitas perekonomian daerah

Penopang lainnya adalah masuknya investasi baru sehingga semakin optimalnya sumber-sumber pendapatan daerah.

Terpisah Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo yang di konfirmasi terpisah Selasa ( 30/06/26) ,ia menuturkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah pembenahan yang dilakukan pemerintah daerah.

Seperti contoh memisahkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah agar masing-masing dapat bekerja lebih fokus sesuai tugasnya.

“Masuknya investasi di Kabupaten Pasuruan menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan pendapatan daerah. Selain itu, pemisahan OPD juga berdampak agar kinerjanya lebih fokus dalam mengoptimalkan penerimaan daerah,” ujar Mas Rusdi, Senin (29/6/2026).

Melalui skema penguatan kelembagaan tersebut membuat Bapenda lebih fleksibel melakukan pendataan, pengawasan, hingga optimalisasi potensi pajak dan retribusi yang selama ini belum tergarap maksimal.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga terus membangun kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi kepada para wajib pajak.

“Kami terus mengajak masyarakat agar semakin sadar pajak. Semakin tinggi kepatuhan wajib pajak, maka semakin besar pula kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Kepala UPT Pelayanan Pajak Daerah Wilayah I Bapenda Kabupaten Pasuruan Kasan Sholeh menambahkan, terdapat sejumlah potensi pajak yang bisa terus digali untuk mendukung peningkatan PAD pada tahun mendatang.

Menurutnya, Bapenda kini lebih intensif melakukan pendataan terhadap objek pajak yang selama ini belum teridentifikasi secara optimal.

“Kami terus memperbanyak pendataan terhadap potensi pajak yang belum terpungut dengan baik. Beberapa diantaranya berasal dari sektor restoran, tempat wisata, hingga berbagai jenis usaha lain yang terus berkembang di Kabupaten Pasuruan,” jelas Kasan.

Selain memperluas basis data wajib pajak, Bapenda juga mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi kepada pelaku usaha agar tumbuh kesadaran untuk memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela.

Ia optimistis, dengan semakin berkembangnya investasi, sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan usaha lainnya di Kabupaten Pasuruan, potensi penerimaan daerah akan terus meningkat pada tahun mendatang.(abi/sul)

 

Editor/Sam*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *