Example floating
Example floating
BERITA BOGOR

Bahas Permasalahan Tanah Kavling, Bravo Komando Bogor Raya Sambangi Kantor Desa Cimayang Pamijahan Bogor

897
×

Bahas Permasalahan Tanah Kavling, Bravo Komando Bogor Raya Sambangi Kantor Desa Cimayang Pamijahan Bogor

Sebarkan artikel ini

Bogor, REALITA – Bravo Komando Group Bogor Raya lembaga koalisi masyarakat dan Advokat melakukan kunjungan ke kantor Desa Cimayang yang berlokasi di Jl.Cimayang II RT.007 RW.003 Cimayang Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Senin 20 April 2026.

Dalam Kunjungan ini, tim Bravo komando menemui kepala desa cimayang untuk meminta validasi dan verifikasi terkait permasalahan tanah kavling yang dikelola oleh pengembang yang berlokasi tidak jauh dari kantor desa tersebut, salah satu pengelola yang bernama Oman Suherman tidak dapat di konfirmasi dan di temui secara langsung.

Kuasa hukum LBH Bravo Komando Dede Rian Rahayu. SH menyebutkan ” Bahwa kliennya yang bernama sdri. RUSMIATI warga masyarakat yang beralamat di Pancagalih Loji Rt.005 Rw.003 kelurahan Loji kecamatan bogor barat kota bogor
melakukan jual beli sebidang tanah kavling ASSALAM dengan No.percil 23A, Nomor : 238/324, No.SPPT :
32.03.031.010.002.0195.0 dengan luas tanah 113 meter di Blok A1 dan luas tanah 112 di blok A2 di bulan Mei 2025 sebesar Rp.96.000.000, akan tetapi sampai saat ini tidak ada kejelasan dari pihak Developer Assalam terkait surat Akta Jual Beli ataupun pembangunannya”.

Dede Rian juga menambahkan ” kami menilai ini ada indikasi oknum mafia tanah dari pihak Assalam sehingga kami menduga unsurnya penipuan, pasal 378 KUHP / 486 KUHP 2026 dan penggelepan di pasal 378 KUHP / 492 2026, jika permasalahan ini tidak adabkelanjutan dan solusi nya dalam waktu dekat kami akan menempuh jalur hukum” tegas dede rian

Dalam pertemuan tersebut kepala Desa cimayang Hj.Muslihat Dianah.S.IP. menanggapi ” Secara pribadi saya juga jdi sini jadi salah satu korbannya karena di kavling tersebut ada lahan tanah saya seluas 1000 mtr yang awalnya tidak saya jual , tapi karena kebutuhan untuk akses jalan kata mereka ya terpaksa saya jual ” ujar Hj.muslihat

Ia juga tambahkan ” Sampai saat ini blum ada pelunasan pembayaran dari pihak Assalam kepada saya, walaupun emang saya akui sudah ada uang yang masuk ke saya tapi ‘ blum di ketahui berapa meter yang tanah saya yang terjual dan pihak pengelola Assalam Oman Suherman sulit untuk di temui dan tidak koperatif ”

Akan tetapi tetap saya selaku unsur pemerintah desa akan berusaha membantu untuk menjembatani dan melakukan mediasi ke para pihak terkait di bantu pihak penegak hukum Kamtibmas dan Babinsa” jelas Hj.muslihat

 

Editor/Sam*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *