Bangkalan, REALITA – Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Moch Solihin (70) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Perumahan Gelem Asri PT HBM, Desa Mertajasah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang.
Korban yang diketahui menderita penyakit stroke tersebut ditemukan warga sekitar pukul 18.30 WIB dalam posisi terbaring di atas tempat tidur di kamar rumahnya.
Kasi Humas Polres Bangkalan, IPDA Agung Intama, menjelaskan bahwa penemuan jasad korban bermula dari permintaan putri kandungnya yang berinisial MF kepada tetangga untuk mengirimkan makanan bagi sang ayah.
Saat itu, MF tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Anamedika Bangkalan.
“Putri korban sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Anamedika Bangkalan. Sebelum ke rumah sakit, korban masih dalam keadaan hidup,” kata IPDA Agung Intama, Jumat (30/10/2026).
Menindaklanjuti permintaan tersebut, sekitar pukul 18.00 WIB, dua tetangga korban, yakni Auliatus Sholikhah dan Nila, mendatangi rumah Solihin untuk mengantarkan makanan.
Namun, setibanya di lokasi, keduanya mendapati pintu rumah dalam keadaan tertutup. Mereka kemudian meminta bantuan Ketua RT dan warga sekitar untuk memeriksa kondisi korban.
Setelah pintu kamar dibuka, Solihin ditemukan sudah tidak bernyawa di atas kasur. Sementara itu, kipas angin di dalam kamar masih dalam kondisi menyala.
Mendapat laporan kejadian tersebut, petugas kepolisian bersama piket fungsi dan anggota identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.
“Petugas bersama piket fungsi dan anggota identifikasi mendatangi lokasi, melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi,” ungkap Agung.
Tim Inafis Satreskrim Polres Bangkalan selanjutnya melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna memastikan kronologi kejadian.
Sementara itu, pihak keluarga korban menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Solihin.
Hingga berita ini ditulis, tidak terdapat keterangan mengenai adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
eMHa














