BERITA BOGOR

Realistis Soal Target, DPRD Kabupaten Bogor Pangkas Anggaran Lahan Jalan Tambang Jadi Rp10 Miliar

1738
×

Realistis Soal Target, DPRD Kabupaten Bogor Pangkas Anggaran Lahan Jalan Tambang Jadi Rp10 Miliar

Sebarkan artikel ini

Cibinong, REALITA — DPRD Kabupaten Bogor menyepakati pemangkasan drastis anggaran pembebasan lahan untuk jalan khusus angkutan tambang. Alokasi yang semula dirancang sebesar Rp100 miliar dalam APBD 2026 kini disesuaikan menjadi Rp10 miliar dalam Perubahan APBD (APBD-P) 2026.

Keputusan rasionalisasi ini diambil menyusul efektivitas waktu pelaksanaan yang dinilai terlampau sempit hingga penghujung tahun anggaran.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menjelaskan bahwa proses pembebasan lahan yang rumit dan membutuhkan koordinasi lintas sektor diperkirakan tidak akan selesai dalam sisa waktu tiga bulan ke depan.

“Kemarin sudah kita anggarkan. Namun karena prosesnya belum selesai hingga saat ini, Pemkab memutuskan untuk menunda alokasi besarnya terlebih dahulu,” ujar Sastra di Cibinong, Kamis, 29 September.

Kendati dipangkas hingga 90 persen, Pemkab Bogor tidak sama sekali menghapus alokasi anggaran tersebut. Dana sebesar Rp10 miliar tetap dipertahankan dalam APBD-P 2026 sebagai nominal holder untuk menjaga keberlanjutan mata anggaran kegiatan.
“Kami sisakan sekitar Rp10 miliar agar pos atau mata anggarannya tidak hilang secara administratif,” tambahnya.

Sastra menegaskan bahwa komitmen Pemkab Bogor untuk merealisasikan jalur tambang tetap menjadi prioritas. Sisa kebutuhan anggaran pembebasan lahan akan kembali dialokasikan dan dimaksimalkan pada APBD Murni Tahun Anggaran 2027 mendatang.

Solusi Permanen Masalah Parungpanjang
Proyek jalan khusus angkutan tambang ini dirancang membentang sepanjang 11 kilometer, melintasi tiga wilayah krusial kawasan pertambangan, yaitu Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang. Jalur ini nantinya akan terintegrasi langsung dengan jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) III.

Pembangunan rute khusus ini diproyeksikan menjadi solusi permanen untuk memisahkan jalur truk pengangkut material tambang dari akses jalan umum masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, mengurangi kemacetan parah, serta menjaga keawetan infrastruktur jalan di wilayah Bogor Barat.
Poin Utama (Highlight):
Penyesuaian Anggaran: Dipangkas dari Rp100 Miliar menjadi Rp10 Miliar di APBD-P 2026.

Alasan: Sisa waktu tahun anggaran 2026 tersisa ~3 bulan, tidak memungkinkan selesainya proses pembebasan lahan secara komprehensif.

Keberlanjutan Proyek: Mata anggaran tetap dipertahankan; kekurangan alokasi dilanjutkan pada APBD 2027.

Spesifikasi Jalan: Panjang 11 km menembus Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang, terkoneksi dengan JORR III.
Apakah ada bagian atau sudut pandang tertentu yang ingin Anda ubah atau sesuaikan lagi?

Adw

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *