Pasuruan, REALITA –Program pembangunan gedung poliklinik Kesehatan Pondok pesantren yang di gagas oleh Pemkab Pasuruan untuk meningkatkan pelayanan Kesehatan di PP Roudhotul Ulum Besuk Desa Ke Tangggulangin Kecamatan Kejayaan hampir tak lama lagi rampung dan bisa di pergunakan untuk kegiatan pelayanan Kesehatan santri.
Dari pantaun dilapangan ,Pembangunan Gedung poliklinik dengan angggaran Rp 746.818 jt tersebut di kerjakan oleh CV Mulyo Joyo progresnya lumayan bagus, meski belum 100 persen rampung,bangunan lantai satu yang ada di pinggir jalan tampak terlihat kokoh dan mewah.
Menurut keterangan pelaksana proyek Aditya Ibnu yang di konfirmasi pada Senin ( 05/10/26) ia menjelaskan bahwa Pembangunan proyek poliklinik pesantren menunjukkan perkembangan positif ,dimana capaian progres fisik yang telah menyentuh angka 76 persen. Secara umum,
“pelaksanaan pengerjaan fisik di lapangan dinilai berjalan lancar, dan kami upayakan bisa waktu sesuai dengan rencana “jelasnya
“Saat ini, para pekerja di lokasi sedang fokus menyelesaikan beberapa tahap pengerjaan, seperti pemasangan keramik lantai dan instalasi saluran pipa air hujan. Selanjutnya, pengerjaan plafon dijadwalkan mulai berjalan besok, diikuti dengan pemasangan paving yang ditargetkan pada hari Kamis.
Guna memastikan seluruh bangunan rampung sesuai target sebelum memasuki pertengahan hingga akhir bulan Oktober, upaya percepatan dilakukan dengan menambah jam kerja lembur bagi para pekerja.
Terpisah Pengurus bagian kesehatan Pondok Pesantren (Ponpes) Besuk Fahmin Nabil yang di temui terpisah,dirinya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan atas digulirkannya program pembangunan klinik di lingkungan pesantren.
Pihak pengurus menilai program ini membawa dampak positif dan manfaat yang sangat besar, terutama dalam menjamin pelayanan kesehatan bagi para santri.
Sebelumnya, jika ada santri yang mengalami sakit, pihak pengurus harus mengantarkannya ke Puskesmas terdekat. Kehadiran klinik di dalam lingkungan pesantren ini diharapkan dapat memangkas jarak dan mempermudah akses pengobatan.(abi/sul)
Editor/Sam*














