Pasuruan, REALITA -Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Binamarga dan Bina Konstruksi mulai merealisasikan proyek pemeliharaan berkala infrastruktur jalan di ruas Jalan Bakalan – Sengon, Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan.
Jalan penguhubung yang menjadi urat nadi perekonomian tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah, kerusakan jalan meliputi badan jalan yang berlubang, ( TPT ) tembok penahan Jalan juga ambrol sehingga menyebabkan abrasi dan penyempitan
Pengerjaan proyek fisik ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026, dengan total nilai kontrak mencapai Rp1.410.863.756,00.
Berdasarkan papan informasi proyek, pengerjaan jalan tersebut dilaksanakan oleh pihak pelaksana CV. Roro Mendut dengan nomor kontrak resmi 00.3.2/008.PA.015/DBHCHT/103/2026. Pihak kontraktor ditargetkan untuk menyelesaikan seluruh pengerjaan dalam jangka waktu 90 hari kalender.
Pemeliharaan ruas jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan para pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Wonorejo dan sekitarnya.
Said, salah satu warga setempat yang di konfirmasi awak media pada Kamis ( 03/08/26 ) ia menuturkan jika jalan Bakalan Sengon sudah lama rusak, banyak lubang besar yang bisa membahayakan pengguna jalan
“banyak pengguna jalan mulai anak sekolah hingga pekerja pabrik yang melintas setia hari, warga senang pada tahun ini ada Pembangunan oleh pemerintah kabupaten “jelasnya.
Hingga berita ini di turunkan, Kepala Dinas Sumberdaya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi belum bisa di konfirmasi,saat di hubungi melalui selulernya , yang bersangkutan tidak menjawab.( abi/sul)
Editor/Sam*














