Pasuruan, REALUTA -Guna memberikan ruang informasi dan pengawasan langsung dari masyarakat dalam Pelaksanaan ujian perangkat Desa Randupitu yang digelar di Balai Desa Randupitu Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, Rabu (19/8/2026),pihak panitia penyaringan dan penjaringan menyiapkan siaran via youtube yang bisa di lihat langsung.
Penyediaan siaran you tube tersebut tujuannya tidak lain adalah bentuk transparansi dan keterbukaan informasi bagi semua warga Desa yang ingin melihat pelaksanaan proses ujian baca kitab suci dan ujian tulis secara langsung dari gadget dari rumah atau tempat kerja.
Ujian yang di laksanakan di pendopo kantor desa setempat tersebut meliputi tes tulis dan baca kitab suci. Proses pengujian dilakukan oleh tim penguji dari SMA Al-Asy’ary Al-Khoziny Prigen. Start di mulai ukul 09.00 WIB pagi hingga selesai.
Usai ujian rampung pihak panitia menyampaikan hasilnya kepada peserta yang di saksikan perangkat desa setempat, dimana Azizul meraih hasil ujian tulis 98 ujian baca kitab suci dan 96,86 untuk ujian tulis. Dengan demikian, total nilai yang dikumpulkannya mencapai 194,86
sedangkan dua calon lainnya yakni Moch. Kurnia Amin, memperoleh nilai 72 untuk baca kitab suci dan 80,16 untuk ujian tulis dengan total 152,16. Sedangkan Lativa Diyah Rahmawati meraih nilai 80 untuk baca kitab suci dan 88,51 untuk ujian tulis dengan total 168,51.
Saat di temui,Azizul mengaku bersyukur bisa meraih hasil terbaik.“Alhamdulillah saya meraih yang tertinggi. Bangga rasanya. Hampir tiap tidur saya mimpi yang aneh-aneh. Pernah juga saya mimpi kehilangan gigi,” ujar Azizul.
Bagi Azizul, hasil ujian ini bukanlah akhir dari perjalanan. Menjadi bagian dari pemerintahan desa di Randupitu justru akan menghadirkan tanggung jawab baru.Ia menyadari, Randupitu merupakan desa dengan masyarakat yang majemuk dan memiliki dinamika cukup tinggi. Karena itu, ia tidak ingin terlena dengan hasil ujian yang telah diraihnya.
“Warga Randupitu ini terkenal majemuk dan punya dinamika yang cukup tinggi. Jadi, setelah ini tentu nggak bisa berleha-leha. Tantangan ke depannya makin tinggi. Harus siap,” tegasnya.
Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian penjaringan dan penyaringan perangkat desa dapat berjalan dengan lancar.“Alhamdulillah rangkaian penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Randupitu berakhir dengan lancar. Hasilnya nanti akan kami serahkan kepada kecamatan,” kata Fuad.
Fuad juga menegaskan, proses seleksi diserahkan sepenuhnya kepada tim penguji. Menurutnya, hasil yang diperoleh para peserta merupakan hasil dari proses seleksi yang dilakukan secara kredibel, akuntabel, dan profesional.
“selama proses ujian berlangsung, panitia juga menyediakan canal youtupe agar masyarakat umum bisa melihat lagsung ,kita pastikan hasil ujian ini adalah murni hasil dari penjaringan dan penyaringan yang kredibel, akuntab,” pungkasnya. (abi/sul)
Editor/Sam*














