Pasuruan, REALITA -Perhatian Pemkab Pasuruan untuk meningkatkan pelayanan Kesehatan santri di pondok pesantren bukan janji semata, hal itu di buktikan dengan di wujudkanya Pembangunan gedung poliklinik Kesehatan di pondok pesantren Roudhotul Ulum Besuk Di Desa Tanggulangin Kecamatan kejayan.
Dari pantauan dilapangan,Pembangunan Gedung poliklinik dengan angggaran Rp 746.818 jt tersebut di kerjakan oleh CV Mulyo Joyo saat tahap pemasangan batu bata, menurut keterangaan Ibnu,pelaksana proyek yang di konfirmasi pada Jum’at ( 06/08/26)
ia menuturkan bahwa progres Pembangunan sampai saat ini menunjukkan capaian yang positif dan Pengerjaan Dipastikan Lancar Tanpa Kendala
“realisasi pengerjaan di lapangan tercatat telah melampaui dari rencana awal, progres fisik di lapangan saat ini telah mencapai 14,8%, lebih tinggi jika dibandingkan dengan rencana target awal sebesar 12% “jelasnya
Adapun cakupan pekerjaan yang saat ini sedang berlangsung mencakup beberapa item utama, di antaranya,Pengerjaan struktur foundation (pile cap),Pembuatan struktur kolom bangunan,Sesuai dengan kesepakatan kerja, proyek pembangunan ini ditargetkan dapat rampung sepenuhnya dalam kurun waktu 4 bulan sesuai jangka waktu kontrak.
Terpisah Pengurus bagian kesehatan Pondok Pesantren (Ponpes) Besuk Fahmin Nabil yang di temui terpisah, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan atas digulirkannya program pembangunan klinik di lingkungan pesantren.
Saat ini, proses pembangunan klinik kesehatan tersebut sedang berlangsung di area Ponpes Besuk. Fasilitas ini menjadi proyek percontohan (pilot project) pembangunan klinik pesantren pertama yang dilaksanakan melalui program Pemkab Pasuruan.
Pihak pengurus menilai program ini membawa dampak positif dan manfaat yang sangat besar, terutama dalam menjamin pelayanan kesehatan bagi para santri.
Sebelumnya, jika ada santri yang mengalami sakit, pihak pengurus harus mengantarkannya ke Puskesmas terdekat. Kehadiran klinik di dalam lingkungan pesantren ini diharapkan dapat memangkas jarak dan mempermudah akses pengobatan.
“Harapannya, dengan adanya klinik ini santri tidak perlu jauh-jauh lagi untuk memeriksakan kesehatan atau berobat, cukup melalui klinik pondok pesantren,” ujar perwakilan pengurus kesehatan Ponpes Besuk.
Pihak pesantren juga berharap agar program pembangunan fasilitas kesehatan seperti ini tidak hanya berhenti di Ponpes Besuk, tetapi juga dapat diperluas dan diterapkan di pondok-pondok pesantren lainnya di wilayah Kabupaten Pasuruan.(abi/sul)
Editor/Sam*















