Example floating
Example floating
BERITA DAERAH

Perwakilan 10 Desa Gelar Audensi Dengan Bupati Pasuruan, Ini Sejumlah Tuntutannya

1448
×

Perwakilan 10 Desa Gelar Audensi Dengan Bupati Pasuruan, Ini Sejumlah Tuntutannya

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA -Kantor Bupati pasuruan di lantai 4 gedung Putih pada selasa ( 05/08/26) di datangi puluhan warga,kedatangan warga dari perwakilan 10 desa di Kecamatan Lekok dan Nguling bertjuan untuk menggelar audensi dengan Bupati Pauruan paska terjadinya pluru nyasar ke rumah penduduk yang di duga dari pusat Latihan tempur.

Dalam adensi dengan Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo selama hampir 1 satu jam , mereka meminta latihan tembak di kawasan Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) Marinir dihentikan sementara. Alasan mereka khawatir peluru nyasar kembali jatuh ke permukiman sebelum ada jaminan keselamatan.

Mereka menyampaiikan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, sedikitnya empat rumah di Desa Alastlogo terdampak peluru nyasar. Tiga proyektil bahkan berhasil ditemukan warga.

Imam Supnadi,Mantan Kepala Desa Alastlogo Imam yang ikut dalam audensi,ia menuturkan bahwa insiden peluru nyasar sebenarnya bukan persoalan baru. Saat dirinya masih menjabat kepala desa, rumah-rumah warga juga pernah dihujani peluru hingga membuat anak-anak mengalami trauma.

“kami berharap Jangan sampai terjadi Alastlogo jilid dua. Risiko peluru mengenai warga mungkin saja terjadi karena setiap hari banyak masyarakat mencari rumput di sekitar lokasi latihan,” ujarnya.

Imam menambahkan bahwa persoalan itu sejatinya sejak lama, namun upaya penyelesaian masih belum ada titik temu, mulai periode presiden Megawati Soekarnoputri hingga Prabowo Subianto. Di tingkat daerah, lima periode bupati juga belum mampu menuntaskan konflik tersebut.

Sekretaris Desa Alastlogo Sugianto membeberkan, laporan peluru nyasar langsung disampaikan kepada camat dan kapolsek. Bersama pemerintah kecamatan, mereka juga mendatangi Puslatpur Marinir untuk melaporkan kejadian tersebut.

Di hadapan rombongan, kata dia, komandan pelatih menyambut baik laporan tersebut. Namun, pihak Puslatpur disebut tidak mengakui peluru berasal dari latihan TNI AL dan berjanji melakukan evaluasi serta melaporkan kejadian itu ke Kodim.

Sugianto mengungkapkan, pihak desa juga menerima surat pemberitahuan adanya latihan tembak pada 7 hingga 17 Agustus mendatang. Karena itu, warga meminta latihan dihentikan sementara sampai tim ad hoc dari Jakarta turun melakukan kajian.

“misalkan nanti terjadi ada peluru nyasar ke rumah warga bagaimana ,kita juga memikirkan eselamatan warga juga,” tegasnya.

Imbas kejadian tersebut , psikologis juga dirasakan oleh anak-anak sekolah. Setelah insiden peluru nyasar, siswa SD di Alastlogo dipulangkan lebih awal karena guru maupun murid sama-sama merasa takut.

Terpisah,Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan pemerintah daerah berjuang menyampaikan aspira masyarakat sekuat tenaga. Namun, penyelesaian konflik tidak bisa dilakukan sepihak karena melibatkan banyak instansi, mulai pemerintah daerah, pemerintah pusat hingga TNI AL.

“Kalau misalkan itu kewenangannya ada di Pemkab, saya jamin besok selesai. Tapi ini lintas instansi. Persoalan ini sudah ada sebelum saya lahir,” katanya.

Pria yang akrab di panggil Mas Rusdi menambahkan, Pemkab sudah melakukan berbagai upaya , termasuk mendorong rapat dengar pendapat di Komisi II DPR RI. Ia juga memilih tidak turun saat aksi demonstrasi warga karena tidak ingin sekadar meredam situasi tanpa solusi nyata.

Menurut Rusdi, pemerintah daerah telah beberapa kali menawarkan jalan tengah kepada TNI AL. Di antaranya pendataan warga, pembangunan akses jalan, hingga dukungan terhadap pembangunan rumah susun dengan syarat kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, listrik, infrastruktur, dan administrasi kependudukan dipenuhi. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut.

Pemkab Pasuruan akan mengirim surat kepada TNI AL agar mempertimbangkan penghentian sementara latihan tembak sampai situasi benar-benar aman. Pemkab juga akan meminta audiensi untuk membahas keselamatan warga.(abi/sul)

 

Editor/Sam*

Example 300250
Editor: Sam*
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA DAERAH

Belum Sangsi Terhadap Sekdes Yang Mangkir Hampir 1…