Example floating
Example floating
BERITA DAERAH

Merita Rusdi Santuni Puluhan Anak  Yatim dan Dhuafa, Sampaikan Sejumlah Pesan Ke Kader PKK Untuk Tetap Berjuang Bagi Masyarakat

1701
×

Merita Rusdi Santuni Puluhan Anak  Yatim dan Dhuafa, Sampaikan Sejumlah Pesan Ke Kader PKK Untuk Tetap Berjuang Bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA  -Kepedulian Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi terhadap kondisi social masyarakat Kabupaten Pasuruan menjadi perhatian ,salah satu kegiatan nyata yang di lakukan adalah pemberian santunan kaum dhuafa dan yatim di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan bertema “Melangkah Bersama, Berbagi Cinta, Satukan Hati Peduli Sesama” Ibu Merita tidak sendirian tapi didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Gempol Novita Hadi Mulyono serta Ketua TP PKK Desa Kepulungan Sa’ada Didik Hartono.

dalam sambutannya, Merita menyampaikan harapannya agar anak-anak yatim kelak tumbuh menjadi generasi yang saleh, berprestasi, dan mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Pasuruan.

 

“Semoga anak-anak ini menjadi anak yang saleh dan salehah. Siapa tahu nanti ada yang menjadi pengganti Bupati Pasuruan. Bagaimanapun mereka adalah putra-putri Pasuruan yang akan meneruskan perjalanan kita,” ujarnya.

 

Wanita asal Desa Kejapanan Gempol ini jug amengapresiasi kekompakan jajaran TP PKK di Kecamatan Gempol dan Desa Kepulungan yang dinilainya tetap konsisten menjalankan berbagai program kemasyarakatan.

 

“Pesan saya untuk TP PKK Desa Kepulungan dan Kecamatan Gempol, tetap solid. Di sini juga ada teman LKD saya dulu. Luar biasa, sampai sekarang masih istiqamah mengabdi melalui TP PKK,” katanya.

 

Ibu Merita juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah pernikahan usia dini dan menekan angka stunting di Kabupaten Pasuruan.”Semoga tidak ada lagi remaja yang menikah di usia dini dan tidak ada lagi balita yang mengalami stunting. Tetap semangat untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan,” tuturnya.

 

Ketua TP PKK Kecamatan Gempol, Novita Hadi Mulyono, mengatakan Safari Muharram bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, santunan kepada anak yatim dan dhuafa menjadi pengingat bahwa kebersamaan tidak hanya diwujudkan melalui langkah yang seirama, tetapi juga lewat aksi nyata dalam membantu sesama.

ada 15 anak yatim dan 10 warga dhuafa menerima bantuan berupa paket sembako dan uang tunai dalam acara tersebut.(abi/sul)

 

Editor/Sam*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *