Cibinong, REALITA – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin langsung aksi korve penanaman 1.000 pohon di kawasan Gelora Pakansari, Cibinong, pada Selasa (18/2). Kegiatan ini merupakan respons cepat rehabilitasi pasca bencana angin puting beliung yang menerjang kawasan tersebut pada Kamis (12/2) siang lalu, yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang.
Aksi nyata pelestarian lingkungan ini melibatkan antarlintas sektoral dan elemen masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran DPRD Kabupaten Bogor, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, unsur TNI, Polri, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar upaya pemulihan pasca-bencana, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan, memperluas ruang terbuka hijau, serta meningkatkan ketahanan kawasan terhadap cuaca ekstrem di masa mendatang.
Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa kawasan Pakansari dan ruang terbuka hijau lainnya merupakan aset milik bersama yang harus dijaga dan dirawat secara kolektif.
“Kita sadar bahwa Kawasan Gelora Pakansari dan kawasan hijau lainnya adalah milik bersama, sehingga hari ini kita bersama-sama melakukan penanaman pohon di sekeliling stadion,” ujarnya.
Rudy menjelaskan bahwa total pohon yang ditanam pada tahap awal ini mencapai kurang lebih 1.000 pohon, dan jumlahnya masih akan terus bertambah. Berdasarkan hasil inventarisasi, terdapat beberapa puluh batang pohon yang tumbang akibat bencana. Namun, langkah pemulihan yang diambil tidak hanya sekadar mengganti yang rusak, melainkan memperbanyak jumlahnya secara signifikan untuk memperkuat tutupan hijau di kawasan tersebut.
“Beberapa puluh pohon yang tumbang kita ganti, bahkan kita tambah hingga ribuan pohon sekaligus untuk mengisi titik-titik yang sebelumnya belum hijau atau belum ada tanamannya,” jelas Rudy.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa seluruh perangkat daerah turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Namun, untuk efektivitas pelaksanaan, keterlibatan difokuskan pada kecamatan-kecamatan terdekat dari lokasi kegiatan, tanpa melibatkan seluruh kecamatan sekaligus.
eMHa















