Example floating
Example floating
BERITA DAERAH

Puluhan Perangkat Desa Kalirejo Demo,Apa saja tuntutannya

943
×

Puluhan Perangkat Desa Kalirejo Demo,Apa saja tuntutannya

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA – Halaman kantor Balai Desa Kalirejo di gruduk oleh puluhan perangkat desa, pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT/RW, serta kader masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jumat (26/12/2025).

Aksi tersebut mereka lakukan lantaran ada dugaan penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (DD) oleh Kepala Desa Kalirejo, Muhammad Adib.

Dalam orasinya,massa menyampaikan kekecewaan atas pengelolaan keuangan desa yang dinilai tidak transparan. Mereka bahkan menyegel dan menggembok pintu Balai Desa Kalirejo sebagai bentuk protes, serta melarang aktivitas perkantoran hingga tuntutan warga dipenuhi.

Ahmad Sueb kordinator aksi yang di konfirmasi awak media,ia menuturkan ada sejumlah kejanggalan di tata kelola Dana Desa. Salah satunya adalah tunggakan gaji perangkat desa, BPD, RT/RW, hingga kader masyarakat yang belum dibayarkan selama enam bulan terakhir.

Selain itu, warga juga menyoroti proyek renovasi kantor desa yang hingga kini belum dikerjakan meskipun anggaran disebut telah dicairkan.

Permasalahan lain yakni dana penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebesar Rp250 juta yang baru diserahkan Rp100 juta, sehingga terdapat selisih Rp150 juta yang dipertanyakan.
“Kami juga mempertanyakan keberadaan mobil siaga desa yang sampai sekarang tidak jelas, serta menuntut keterbukaan penuh penggunaan Dana Desa,” ujar Ahmad Sueb.

Massa aksi juga mendesak Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk menurunkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) guna melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa Kalirejo sejak masa jabatan pertama Kepala Desa Muhammad Adib hingga tahun 2025.
“Kami hanya ingin dana desa dikelola secara transparan dan hak perangkat desa, RT/RW, serta kader disalurkan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Kepala Desa Kalirejo, Muhammad Adib, membantah tudingan sengaja menahan gaji perangkat desa. Menurutnya, keterlambatan pembayaran terjadi akibat pencairan Dana Desa yang belum bisa dicairkan.
“dana itu tak ditahan, tetapi pihaknya menunggu pencairan Dana Desa. Untuk 76 desa, termasuk Kalirejo, dana DD belum keluar,” ujar Adib saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Adib menyatakan bertanggung jawab atas hak perangkat desa, RT/RW, dan BPD. Ia berjanji gaji yang tertunggak akan dibayarkan dalam waktu tiga minggu ke depan.
Terkait kekurangan dana penyertaan modal BUMDes sebesar Rp150 juta, Adib menjelaskan bahwa pencairan memang dilakukan dalam dua tahap.
“Tahap kedua direncanakan akan direalisasikan pada minggu ketiga Januari 2026,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Balai Desa Kalirejo masih dalam kondisi tersegel. Warga menyatakan tidak akan membuka gembok kantor desa sebelum ada realisasi nyata atas tuntutan dan janji yang disampaikan pihak pemerintah desa.

 

Editor/Sam*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *