Example floating
Example floating
Blog

Sebanyak 32 Kepala Puskesmas Terima SK Tugas Tambahan,Ini Harapan Bupati Pasuruan

997
×

Sebanyak 32 Kepala Puskesmas Terima SK Tugas Tambahan,Ini Harapan Bupati Pasuruan

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA —Upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam meningkatkan layanan kesehatan masyatakat di tingkat dasar Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyerahkan Surat Keputusan (SK) Tugas kepada Kepala Puskesmas kepada 32 dokter di Auditorium Mpu Sindok, Rabu (29/4/2026).

Langkah inofatif ini menjadi bagian dari penataan organisasi sekaligus penguatan manajemen layanan kesehatan di tingkat puskesmas, agar lebih responsif terhadap layanan kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan,dr. Arma Roosalina menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Bupati Nomor 61 Tahun 2025 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Puskesmas.

Point penting dari regulasi itu adalah puskesmas dipimpin oleh tenaga kesehatan yang menduduki jabatan fungsional, sekaligus diberikan tugas tambahan sebagai kepala untuk mengelola keseluruhan layanan.

“ada 32 kepala puskesmas yang menerima SK tugas tambahan.Dari jumlah itu, terdapat satu orang yang merangkap memimpin dua puskesmas,” ujarnya.

Dengan adanya penetapan ini, seluruh aspek layanan diharapkan dapat terkelola lebih terarah, mulai dari tata kelola internal hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat.“Dengan SK ini, pengelolaan menjadi lebih jelas. Harapannya pelayanan ke depan semakin baik dan terukur,” imbuh Arma.

Terpisah ,Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menekankan, peran kepala puskesmas tidak sekadar administratif, tetapi juga menuntut kepemimpinan yang kuat di tengah tantangan kesehatan yang kian kompleks.

Ia mengingatkan para kepala puskesmas terus menjaga kualitas layanan, mulai dari kebersihan fasilitas, keramahan petugas, hingga pengelolaan sumber daya manusia yang profesional.“Puskesmas harus bisa bersaing dengan rumah sakit maupun klinik swasta, terutama dalam hal pelayanan. Jangan sampai masyarakat merasa kurang nyaman,” tegasnya.

 

Menurutnya, kepala puskesmas dituntut memiliki kemampuan manajerial yang baik, mampu membaca kebutuhan masyarakat, sekaligus menggerakkan tim untuk bekerja secara efektif.

Ia juga menyinggung adanya indikator kinerja tambahan yang akan menjadi bahan evaluasi, sehingga kinerja kepala puskesmas dapat diukur secara objektif.“Harus punya kepekaan dan kemampuan memimpin. Kalau perlu belajar dari yang sudah berhasil, agar pelayanan kita terus meningkat,” ujarnya.

Ia berharap puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan mampu memberikan pelayanan yang semakin prima, cepat, dan tepat.(abi/sul)

 

Editor/Sam*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *