Example floating
Example floating
Blog

Ritual Selamatan Air,Candi Belah Jowo Ribuan Warga Berebut Ancak Berkah

814
×

Ritual Selamatan Air,Candi Belah Jowo Ribuan Warga Berebut Ancak Berkah

Sebarkan artikel ini

REALITA.CO.ID.l| Pasuruan- Minggu, 23 Juni 2024 Ribuan warga berebut ancak dalam ruwatan air Sumber Dusun Sumber Tetek Belahan Jowo : “Tradisi ini sudah dijalankan selama bertahun-tahun-tahun. Dan setiap tahun rutin dilakukan,” kata Kepala Desa Wonosunyo, HM Saleh Sebelumnya, seluruh ancak diarak warga dengan jalan kaki keliling kampung di lereng pegunungan penanggungan. “Selanjutnya digelar acara tayuban dan ludruk untuk menghibur ribuan warga yang hadir,” jelas HM Saleh.

Cagar budaya pertirtaan candi Belahan Jowo Ruwatan air kali ini digelar warga di sumber mata air Pertirtaan Belahan yang juga merupakan cagar budaya peninggalan kerajaan Airlangga yang keberadaannya sudah ratusan tahun di pada hari Minggu, 23 Juni 2024 ,

Ritual Selamatan Air, Ribuan Warga Berebut Ancak Berkah.ritual-selamatan-air-ribuan-warga-berebut-ancak-berkah Ruwatan air di cagar budaya peninggalan kerajaan airlangga Pada ruwatan yang digelar pada sumber air yang keluar dari arca yang diyakini sebagai istri raja Airlangga ini juga dilakukan acara siraman.: Keseregep Beberapa wanita nampak berendam didalam sumber air dan kemudian disiram oleh seorang pemimpin ruwatan Kepala Desa Wonosunyo, HM Saleh “Terang Kepala Desa Wonosunyu HM.Shaleh


Air adalah bagian dari kehidupan kita, jadi kita harus tetap menjaganya,” ujar tokoh agama, Romo Putu Sutama. Ancak sendiri berupa makanan dan ikan yang bisa dibawa pulang warga untuk dimakan bersama keluarga. “Dengan kita menjaga air maka sumber air akan terus melimpah kendati sedang musim kemarau,” ujar Romo Putu Sutama.


” Tambahnya Romo Putu Sutama.” BUDAYA Ritual Selamatan Air, Ribuan Warga Berebut Ancak Berkah Minggu, 23 Juni 2024 – Ribuan warga berebut ancak makan dalam ruwatan air Sumber yang hadir dengan raatusan adat tradisi, kehidupan ritual tradisional acap kali dilakukan masyarakat terutama yang masih memegang teguh warisan nenek moyang. Mereka meyakini, melaksanakan ritual tersebut akan membuat mereka terhindar dari segala marabahaya. Ancak makanan dan hasil bumi diarak keliling kampung Seperti yang dilakukan masyarakat Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Minggu, 23 Juni 2024.

Ribuan masyarakat Wonosunyo berebut ancak (tempat makanan dan hasil bumi) yang diyakini mengandung keberkahan dalam kehidupan mereka mendatang.Kesenian ludruk dan tayub untuk menghibur warga Wonosunyo Juga Aksi saling tarik dan saling dorong terjadi antar warga dalam prosesi ruwatan air yang digelar di lereng pegunungan penanggungan” Tutur Romo Putu Sutama ( Samsul / A – 6 )

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *