Kabupaten Bogor, REALITA – Kegiatan ini bertujuan menghimpun pandangan kritis, masukan konstruktif, serta rekomendasi strategis terhadap berbagai sektor pembangunan di Kabupaten Bogor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga tata kelola pemerintahan.
Ketua PWP Liem Nyok dalam sambutannya menyampaikan bahwa dialog publik ini merupakan bentuk tanggung jawab moral pers dalam mengawal jalannya pembangunan daerah. Menurutnya, pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra kritis pemerintah dalam mendorong kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Refleksi akhir tahun ini menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana pembangunan Kabupaten Bogor berjalan sesuai dengan harapan publik. Dari forum ini, kami berharap lahir rekomendasi nyata yang dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan ke depan,” ujarnya.
Dialog publik tersebut berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan dan kritik yang disampaikan peserta. Sejumlah isu strategis mengemuka, di antaranya pemerataan pembangunan antarwilayah, kualitas pelayanan publik, transparansi anggaran, serta perlunya penguatan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.
Perwakilan akademisi dan tokoh masyarakat yang hadir menekankan pentingnya evaluasi berbasis data dan kebutuhan riil warga. Mereka mendorong agar hasil dialog tidak berhenti pada wacana, melainkan ditindaklanjuti menjadi rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, PWP menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjaga fungsi kontrol sosial pers demi terwujudnya pembangunan Kabupaten Bogor yang lebih inklusif, transparan, dan berkeadilan di masa mendatang.
Dialog Publik Refleksi Akhir Tahun 2025 ini diharapkan menjadi kontribusi nyata insan pers dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bogor agar lebih responsif terhadap tantangan dan kebutuhan masyarakat di tahun-tahun berikutnya.
Reported By Firly Nugraha















