Example floating
Example floating
Blog

Polsek Gunung Putri Lakukan Olah TKP Tetkait Temuan Mayat Bayi Di Pinggir Kali Cikeas

91
×

Polsek Gunung Putri Lakukan Olah TKP Tetkait Temuan Mayat Bayi Di Pinggir Kali Cikeas

Sebarkan artikel ini

REALITA.CO.ID || Polres Bogor – Sabtu tgl 20. April 2024 sekitar pukul 12.30 WIB. Polsek Gunung Outro mendapatkan Laporan dari Masyarakat terkait penemuan mayat bayi di pinggir kali cikeas, kemudian Piket fungsi Panit Patroli AKP ASEP JUBAERI Bersama Piket Fungsi melaksanakan cek tkp dari penemuan mayat Bayi tersebut.

Kapolsek Gunung Putri Akp Didin Komarudin,SH menjelaksan bahwa benar hari ini Sabtu tgl 20 Apri 2024 sekitar pukul 12.30 WIB. Pingir Kali cikeas Kp Bojong kulur Rt 002/003 Desa Bojong Kulur Kec Gn Putri Kab Bogor.

Dari hasil olah TKP Pihak Kepolisian Polsek Gunung Putri dan Team INAFIS Polres Bogor, diketahui mayat bayi tersebut Baru dilahirkan, jenis kelamin Laki-laki.

Hasil pemeriksaan para saksi yang berada di sekitar TKP adalah Sdri MS , Perempuan Bogor,47 Thn, Islam, Mengurus Rmh Tangga Kp Bojong kulur Desa Bojong Kulur Kec Gn Putri Kab Bogor, Sdr. R BT.H.Rawi,Bogor 16-03-1958 Perempuan, Kp Bojong kulur Desa Bojong Kulur Kec Gn Putri Kab Bogor.

Keterangan yang Pihak Kepolisian Polsek Gunung Putri dimana Awal mula kejadian menurut keterangan para saksi, Pada hari sabtu tanggal.20 April 2024 sekitar jam 11.00 wib saksi mau mencari Rebung Bambu untuk di masak pingir kali cikeas tepat nya di depan prum Anabuki,setelah turun ke bantaran kali deket gombongan bambu tercium menyengat bau bangkai setelah tercium bau bangkai menyengat Terliat kaya ada boneka, setelah di deketin bukan boneka melainkan mayat Bayi yg tengkurep, setalah tau mayat bayi langsung saksi minta tolong kepada warga lain yg sedang mancing,lanjut yg mancing sdr Bulbul Tlp kepada Bhabinkamtibmas, kemudian lanjut Pihak Polsek Gunung putri mendobrak lanjutti adanya laporan masyarakat tersebut dan mendatangi TKP, kemudian Mayat Bayi Tersebut dibawa Ke RS Polri Kramatjati Jakarta Timur.

Dalam hal ini Polsek gunung putri menindak lanjutti proses penyelidikan untuk mencari pelaku yang membuang mayat bayi tersebut, kami pun menghimbau apabila ada dari warga masyarakat yang mengetahui hal hal yang berkaitan dengan penemuan hal ini agar bisa membantu menghubungi pihak Kepolisian untuk membantu mengungkap perkara ini.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beri Dukungan Moril,Puluhan Ribu Masyarakat Dari Berbagai Kecamatan Melakukan Aksi Damai REALITA.CO.ID || SAMPANG– Puluhan ribu masyarakat dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Sampang bersama Persekutuan Integral Aktivis Indonesia (PERISIA) menggelar aksi damai di depan Kantor Pemkab setempat. Selasa (21/5/24). Aksi damai dari ribuan massa tersebut ditunjukkan guna mendukung dan memberikan support moril terhadap kinerja Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifianto selama ini. Tampak masyarakat membawa poster, spanduk bertuliskan yang menunjukkan dukungan terhadap Rudi Arifianto. Korlap aksi H Sukardi mengatakan, pihaknya bersama ribuan masyarakat datang untuk mendukung penuh kerja-kerja Pj Bupati Sampang selama ini dan rencana kerja ke depan. Menurutnya selama lima bulan kepemimpinan Pj Bupati Sampang (Rudi Arifianto) banyak hal poistif yang dikerjakan untuk Kabupaten Sampang. Salah satunya adalah mengubah air laut menjadi air tawar, pemanfatan urine sapi sebagai pupuk organik cair dan rencana pembangunan embong skala besar dibeberapa titik guna menampung luapan air ketika banjir sekaligus untuk mengatasi kekurangan air ketika musim kemarau. “Artinya, Pj Bupati Sampang sudah punya i’tikad baik untuk melakukan langkah-langkah konkret memajukan kabupaten Sampang dari berbagai sisi,” ucapnya. Tak hanya itu, Sukardi juga mendukung upaya evaluasi Pj Kades yang dilakukan oleh Pj Bupati Sampang bersama dengan tim evaluasi Kabupaten. Menurutnya Evaluasi Pj Kades sudah sesuai dengan aturan Peraturan bupati (Perbup) “Akhir-akhir ini, Pj Bupati Sampang diserang sedemikian rupa oleh segelintir orang berkaitan dengan kebijakannya mengevaluasi Penjabat Kepala Desa (Pj Kades). Padahal Pj Bupati hanya menjalankan amanat perbup nomor 27/2021 pasal 72 yang menyatakan “Penjabat Kepala Desa dalam hal melaksanakan tugas, wewenang dan kewajiban dilakukan evaluasi setiap enam bulan oleh Tim Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Desa” Dimana perbup dimaksud disahkan pada periode sebelum Pak Rudi Arifiyanto menjabat sebagai Pj Bupati Sampang,” tegasnya. Berikut beberapa poin pernyataan sikap PERISAI bersama dengan ribuan masyarkat saat menggelar aksi damai. 1. Mendukung kinerja PJ Bupati Sampang, baik yang telah dilakukan dan yang masih dalam tahap perencanaan. 2. Kami dukung penuh PJ Bupati Sampang perihal evaluasi PJ Kepala Desa, Sesuai Perbup No. 27 Tahun 2021 yang disahkan oleh pemerintahan sebelumnya. 3. Mendorong PJ Bupati Sampang untuk segera membentuk Tim Terpadu untuk Monitoring kinerja PJ Kades Se-kabupaten Sampang.
Blog

REALITA.CO.ID || SAMPANG– Puluhan ribu masyarakat dari berbagai…