Example floating
Example floating
Blog

Pj Wali Kota Bogor Tekankan Sinkronisasi Perencanaan Jangka Panjang dan Menengah

233145
×

Pj Wali Kota Bogor Tekankan Sinkronisasi Perencanaan Jangka Panjang dan Menengah

Sebarkan artikel ini

REALITA.CO.ID || Badan- Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI menggelar Musrenbang Nasional (Musrenbangnas) 2024 dengan tema ‘Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan’ di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2024).

Musrenbang Nasional yang dibuka Presiden RI, Joko Widodo ini dihadiri ratusan kepala daerah se-Indonesia, tak terkecuali Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari.

Hery Antasari mengatakan, hal yang paling utama yakni melakukan sinkronisasi perencanaan jangka panjang dan jangka menengah sebagai bekal menyamakan irama menjelang Pilkada. Pasalnya, ini juga bagian dari komitmen Pj Wali Kota dalam mengawal pelaksanaan Pilkada, perencanaan pembangunan dan memastikan semuanya terakomodir.

“Pak presiden juga menitipkan mengenai sinergi dan harmonisasi perencanaan, baik pusat, provinsi dan daerah,” ujar Hery.

Hery menuturkan, sejauh ini Kota Bogor secara substantif dan teknokratis sudah melaksanakan sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Namun memang masih ada beberapa hal yang perlu disinkronkan berkaitan dengan aspek politik, administrasi dan lainnya.

“Harapannya Kota Bogor kondusif, perencanaannya lancar dan sesuai dengan timeline yang ada, sehingga pembangunan selama masa transisi berjalan dengan baik,” tegas dia.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor Rudy Mashudi mengatakan, sesuai arahan presiden dalam acara Musrenbangnas, yakni negara Indonesia menunjukkan tren positif pasca Covid dari sisi angka-angka pembangunan. Ia pun ingin perencanaan pembangunan memiliki keterkaitan antara pusat dan daerah sehingga pembangunan dapat selesai dari hulu hingga hilir.

“Misalnya pemerintah pusat membangun Bendungan, maka Pemerintah Provinsi membangun irigasi sekunder dan Kabupaten/kota membangun irigasi tersier sampai ke sawah-sawah. Hal ini agar rencana dapat diimplementasikan dan memiliki dampak buat warga. Bukan sebaliknya, pusat sudah bangun bendungan, tetapi daerah tidak bangun saluran irigasinya, jadi tidak nyambung,” katanya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beri Dukungan Moril,Puluhan Ribu Masyarakat Dari Berbagai Kecamatan Melakukan Aksi Damai REALITA.CO.ID || SAMPANG– Puluhan ribu masyarakat dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Sampang bersama Persekutuan Integral Aktivis Indonesia (PERISIA) menggelar aksi damai di depan Kantor Pemkab setempat. Selasa (21/5/24). Aksi damai dari ribuan massa tersebut ditunjukkan guna mendukung dan memberikan support moril terhadap kinerja Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifianto selama ini. Tampak masyarakat membawa poster, spanduk bertuliskan yang menunjukkan dukungan terhadap Rudi Arifianto. Korlap aksi H Sukardi mengatakan, pihaknya bersama ribuan masyarakat datang untuk mendukung penuh kerja-kerja Pj Bupati Sampang selama ini dan rencana kerja ke depan. Menurutnya selama lima bulan kepemimpinan Pj Bupati Sampang (Rudi Arifianto) banyak hal poistif yang dikerjakan untuk Kabupaten Sampang. Salah satunya adalah mengubah air laut menjadi air tawar, pemanfatan urine sapi sebagai pupuk organik cair dan rencana pembangunan embong skala besar dibeberapa titik guna menampung luapan air ketika banjir sekaligus untuk mengatasi kekurangan air ketika musim kemarau. “Artinya, Pj Bupati Sampang sudah punya i’tikad baik untuk melakukan langkah-langkah konkret memajukan kabupaten Sampang dari berbagai sisi,” ucapnya. Tak hanya itu, Sukardi juga mendukung upaya evaluasi Pj Kades yang dilakukan oleh Pj Bupati Sampang bersama dengan tim evaluasi Kabupaten. Menurutnya Evaluasi Pj Kades sudah sesuai dengan aturan Peraturan bupati (Perbup) “Akhir-akhir ini, Pj Bupati Sampang diserang sedemikian rupa oleh segelintir orang berkaitan dengan kebijakannya mengevaluasi Penjabat Kepala Desa (Pj Kades). Padahal Pj Bupati hanya menjalankan amanat perbup nomor 27/2021 pasal 72 yang menyatakan “Penjabat Kepala Desa dalam hal melaksanakan tugas, wewenang dan kewajiban dilakukan evaluasi setiap enam bulan oleh Tim Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Desa” Dimana perbup dimaksud disahkan pada periode sebelum Pak Rudi Arifiyanto menjabat sebagai Pj Bupati Sampang,” tegasnya. Berikut beberapa poin pernyataan sikap PERISAI bersama dengan ribuan masyarkat saat menggelar aksi damai. 1. Mendukung kinerja PJ Bupati Sampang, baik yang telah dilakukan dan yang masih dalam tahap perencanaan. 2. Kami dukung penuh PJ Bupati Sampang perihal evaluasi PJ Kepala Desa, Sesuai Perbup No. 27 Tahun 2021 yang disahkan oleh pemerintahan sebelumnya. 3. Mendorong PJ Bupati Sampang untuk segera membentuk Tim Terpadu untuk Monitoring kinerja PJ Kades Se-kabupaten Sampang.
Blog

REALITA.CO.ID || SAMPANG– Puluhan ribu masyarakat dari berbagai…