Example floating
Example floating
Blog

Mendapat Ancaman Pembunuhan, Aktivis Kota Depok Lapor Polisi

233410
×

Mendapat Ancaman Pembunuhan, Aktivis Kota Depok Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini

REALITA.CO.ID || Depok -Merasa jiwanya terancam, aktivis kemasyarakatan Info Depok, Adi Suman Pasaribu melapor ke Polres Depok, Jawa Barat.Laporan terkait adanya ancaman terhadap diri dan keluarganya.

“Ada orang yang tidak saya kenal telah mengancam akan membunuh saya, istri dan anak saya,”ujar Adi Suman seusai membuat laporan di Polres Depok, Kamis, 2 Mei 2024.

Dia membuat laporan resmi ke pihak berwenang dengan didampingi Tim Hukum DPD LPHI Jabar dan DKI Jakarta yang dipimpin Teguh Fitrianto Widodo SH dan Guntur Putra, SH.

Sebagai warga negara Adi Suman merasa terusik atas ketidaknyamanan melintas di wilayah Jalan Raya Mekarsari Depok. Dia menyaksikan di jalan banyak tanah merah berceceran. Usut punya usut tanah tersebut berasal dari ceceran tanah urug pembangunan proyek Grand Acasia Village.

Tanah tercecer tersebut selain menimbulkan polusi saat cuaca cerah, juga sangat membahayakan kala terkena hujan.Jika hujan jalan jadi sangat licin. Kondisi ini tentu sangat membahayakan orang yang melintas, terutama roda dua,”ujarnya.

Soal Izin

Sebagai aktivis sosial yang peduli terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat, Adi Suman mempertanyakan keadaan itu ke lurah setempat, juga mempertanyakan perizinannya ke camat melalui video yang diunggah di Istagram Info Depok, milik lembaga kemasyarakatan tempat dirinya bergabung.

Adi Suman memang dikenal sebagai aktivis di Depok. Dia adalah Sekretaris Jenderal Info Depok.

“Info Depok kami dirikan salah satu tujuannya adalah sebagai wadah dan sarana menyampaikan informasi yang penting dan berguna bagi masyarakat Kota Depok. Jadi, sudah selayaknya dan terbiasa kami mengkritisi suatu keadaan melalui media sosial yang kami miliki,” jelasnya.
Unggahan di istagram yang viral di Kota Depok tersebut, rupanya membuat pihak tertentu merasa terganggu.

Melalui Ongki, seorang yang sudah dikenal Adi Suman, Selasa, 30 April 2024 dia diundang untuk ngopi sambil ngobrol di salah satu resto. Ternyata di sana ada enam orang lain yang tidak dikenalnya.
Menurut Adi Suman di tempat itulah dia diintimidasi dan dibentak-bentak kemudian diancam akan dibunuh oleh salah seorang yang tidak dikenalnya itu.

Demi keamanan dirinya dan keluarganya, serta guna tegaknya hukum dan keadilan, dia bersama DPD LPHI Jabar dan Jakarta melaporkan ke Polres Depok.

Murhadi Yanto

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beri Dukungan Moril,Puluhan Ribu Masyarakat Dari Berbagai Kecamatan Melakukan Aksi Damai REALITA.CO.ID || SAMPANG– Puluhan ribu masyarakat dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Sampang bersama Persekutuan Integral Aktivis Indonesia (PERISIA) menggelar aksi damai di depan Kantor Pemkab setempat. Selasa (21/5/24). Aksi damai dari ribuan massa tersebut ditunjukkan guna mendukung dan memberikan support moril terhadap kinerja Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifianto selama ini. Tampak masyarakat membawa poster, spanduk bertuliskan yang menunjukkan dukungan terhadap Rudi Arifianto. Korlap aksi H Sukardi mengatakan, pihaknya bersama ribuan masyarakat datang untuk mendukung penuh kerja-kerja Pj Bupati Sampang selama ini dan rencana kerja ke depan. Menurutnya selama lima bulan kepemimpinan Pj Bupati Sampang (Rudi Arifianto) banyak hal poistif yang dikerjakan untuk Kabupaten Sampang. Salah satunya adalah mengubah air laut menjadi air tawar, pemanfatan urine sapi sebagai pupuk organik cair dan rencana pembangunan embong skala besar dibeberapa titik guna menampung luapan air ketika banjir sekaligus untuk mengatasi kekurangan air ketika musim kemarau. “Artinya, Pj Bupati Sampang sudah punya i’tikad baik untuk melakukan langkah-langkah konkret memajukan kabupaten Sampang dari berbagai sisi,” ucapnya. Tak hanya itu, Sukardi juga mendukung upaya evaluasi Pj Kades yang dilakukan oleh Pj Bupati Sampang bersama dengan tim evaluasi Kabupaten. Menurutnya Evaluasi Pj Kades sudah sesuai dengan aturan Peraturan bupati (Perbup) “Akhir-akhir ini, Pj Bupati Sampang diserang sedemikian rupa oleh segelintir orang berkaitan dengan kebijakannya mengevaluasi Penjabat Kepala Desa (Pj Kades). Padahal Pj Bupati hanya menjalankan amanat perbup nomor 27/2021 pasal 72 yang menyatakan “Penjabat Kepala Desa dalam hal melaksanakan tugas, wewenang dan kewajiban dilakukan evaluasi setiap enam bulan oleh Tim Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Desa” Dimana perbup dimaksud disahkan pada periode sebelum Pak Rudi Arifiyanto menjabat sebagai Pj Bupati Sampang,” tegasnya. Berikut beberapa poin pernyataan sikap PERISAI bersama dengan ribuan masyarkat saat menggelar aksi damai. 1. Mendukung kinerja PJ Bupati Sampang, baik yang telah dilakukan dan yang masih dalam tahap perencanaan. 2. Kami dukung penuh PJ Bupati Sampang perihal evaluasi PJ Kepala Desa, Sesuai Perbup No. 27 Tahun 2021 yang disahkan oleh pemerintahan sebelumnya. 3. Mendorong PJ Bupati Sampang untuk segera membentuk Tim Terpadu untuk Monitoring kinerja PJ Kades Se-kabupaten Sampang.
Blog

REALITA.CO.ID || SAMPANG– Puluhan ribu masyarakat dari berbagai…