
Realita – KLATEN — Komando Distrik Militer (Kodim) 0723/Klaten menggelar doa syukur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Masjid Baitul Muttaqien Kodim 0723/Klaten, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0723/Klaten untuk memanjatkan rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan bangsa.
Doa syukur mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Kegiatan diikuti seluruh prajurit dan PNS Kodim 0723/Klaten dengan pelaksanaan ibadah yang disesuaikan dengan agama masing-masing. Personel beragama Islam mengikuti doa syukur di Masjid Baitul Muttaqien, sementara personel beragama Nasrani melaksanakan doa di Ruang Data dan personel beragama Hindu mengikuti kegiatan di Ruang Transit.
Dandim 0723/Klaten, Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa doa syukur tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran seluruh anggota tentang nilai perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa.
“Doa syukur ini kita selenggarakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kemerdekaan yang telah kita nikmati selama 81 tahun. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah memberikan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia,” ujar Dandim.
Menurutnya, kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia bukanlah sesuatu yang diperoleh dengan mudah. Kemerdekaan merupakan hasil perjuangan panjang yang melibatkan pengorbanan, persatuan, keberanian dan semangat pantang menyerah dari para pejuang di berbagai wilayah Indonesia.
Karena itu, lanjut Dandim, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial dan perayaan semata. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh komponen bangsa, termasuk prajurit dan PNS TNI AD, untuk terus mengisi kemerdekaan melalui pengabdian dan kerja nyata sesuai tugas serta tanggung jawab masing-masing.
“Semangat perjuangan para pahlawan harus kita lanjutkan dengan cara memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Bagi prajurit dan PNS Kodim 0723/Klaten, salah satu bentuk mengisi kemerdekaan adalah dengan melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, tulus dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Dandim juga berharap melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, seluruh prajurit dan PNS Kodim 0723/Klaten semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Pelaksanaan doa syukur yang dilakukan secara bersama-sama dengan tetap memberikan ruang bagi setiap personel untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya tersebut sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dalam keberagaman di lingkungan Kodim 0723/Klaten.
Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa dan negara. Sebaliknya, keberagaman tersebut menjadi bagian dari kekuatan dalam menjaga persatuan dan membangun kehidupan yang harmonis.
Kegiatan doa syukur berlangsung dengan khidmat, tertib dan penuh kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi bagian dari upaya Kodim 0723/Klaten dalam memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI secara lebih substantif, yakni dengan memperkuat rasa syukur, nasionalisme dan semangat pengabdian.
Peringatan kemerdekaan pada akhirnya tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi pijakan untuk menatap masa depan.
Dengan semangat perjuangan para pahlawan dan dilandasi rasa syukur, keluarga besar Kodim 0723/Klaten berkomitmen untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan profesionalisme serta memberikan pengabdian terbaik dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. (Red)







