Example floating
Example floating
Blog

Hadiri Apel Gelar Pasukan, Dandim 0735/Surakarta Beserta Jajarannya Siap Dukung Operasi Ketupat Candi 2024

233666
×

Hadiri Apel Gelar Pasukan, Dandim 0735/Surakarta Beserta Jajarannya Siap Dukung Operasi Ketupat Candi 2024

Sebarkan artikel ini

REALITA.CO.ID || Surakarta – Bertempat di Mapolresta Surakarta Jl. Slamet Riyadi No. 376 Kelurahan Purwosari Kecamatan Laweyan telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Candi Tahun 2024 dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul 1445 H/ Tahun 2024 dilanjutkan dengan Show of Force bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Walikota Surakarta Drs. Teguh Prakosa, MM didampingi Kapolresta Surakarta Kombes. Pol. Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si dan Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Eko Hardianto, SH. MIP, serta diikuti sekitar 600 orang peserta, Kamis (04/04/2024).

Dalam amanatnya Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jendral Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang dibacakan oleh Wakil Walikota Surakarta Drs. Teguh Prakosa, MM selaku pemimpin Apel menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi ketupat 2024 sebagai komitmen nyata sinergitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Lebih lanjut, Kapolri mengatakan berdasarkan survei kemenhub RI tahun 2024 diperkirakan terdapat potensi pergerakan Masyarakat sebesar 193,6 juta orang atau meningkat 56,4% dibandingkan tahun 2023, berkaitan hal tersebut Presiden Joko Widodo menekankan bahwa mudik tahun ini adalah mudik yang akan sangat besar sekali, kenaikannya 56 persen dibandingkan tahun lalu.

“Untuk menjawab tantangan ini, TNI-Polri Bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi terpusat dengan sandi “Ketupat 2024” yang melibatkan 155.165 personel, selama 13 hari dari tanggal 4 s.d 16 April 2024,” jelasnya

Terkait penggunaan jalan tol dan jalur arteri, berikan kesiapan infrastruktur dan moda transportasi yang akan digunakan oleh Masyarakat, minimalisir kerawanan, laksanakan sinergi dan kolaborasi satgas pusat dan satgas daerah harus berjalan optimal agar memberikan rasa aman dan nyaman,” ujar Kapolri.

Ditempat yang sama Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Eko Hardianto S.H.M.I.P., mengatakan bahwa dalam menghadapi momentum hari raya Idul Fitri, peran TNI bersama Polri sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kita harus bekerja sama dengan semua pihak, guna mencegah potensi gangguan keamanan,”tuturnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kodim Surakarta tersebut menegaskan bahwa Kodim 0735/Surakarta beserta seluruh Jajaran Koramil di wilayah siap mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2024 dengan optimal.

“Saya juga mengajak seluruh prajurit untuk melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan profesionalisme, demi menjaga keamanan serta kenyamanan Masyarakat terutapa pada perayaan idul fitri 1445 tahun 2024 ini,”tegasnya.

Setelah Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024 Polresta Surakarta selesai dilanjutkan pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat dan hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) Polresta Surakarta Tahun 2024 oleh Forkopimda Kota Surakarta.

(Arda 72)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beri Dukungan Moril,Puluhan Ribu Masyarakat Dari Berbagai Kecamatan Melakukan Aksi Damai REALITA.CO.ID || SAMPANG– Puluhan ribu masyarakat dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Sampang bersama Persekutuan Integral Aktivis Indonesia (PERISIA) menggelar aksi damai di depan Kantor Pemkab setempat. Selasa (21/5/24). Aksi damai dari ribuan massa tersebut ditunjukkan guna mendukung dan memberikan support moril terhadap kinerja Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifianto selama ini. Tampak masyarakat membawa poster, spanduk bertuliskan yang menunjukkan dukungan terhadap Rudi Arifianto. Korlap aksi H Sukardi mengatakan, pihaknya bersama ribuan masyarakat datang untuk mendukung penuh kerja-kerja Pj Bupati Sampang selama ini dan rencana kerja ke depan. Menurutnya selama lima bulan kepemimpinan Pj Bupati Sampang (Rudi Arifianto) banyak hal poistif yang dikerjakan untuk Kabupaten Sampang. Salah satunya adalah mengubah air laut menjadi air tawar, pemanfatan urine sapi sebagai pupuk organik cair dan rencana pembangunan embong skala besar dibeberapa titik guna menampung luapan air ketika banjir sekaligus untuk mengatasi kekurangan air ketika musim kemarau. “Artinya, Pj Bupati Sampang sudah punya i’tikad baik untuk melakukan langkah-langkah konkret memajukan kabupaten Sampang dari berbagai sisi,” ucapnya. Tak hanya itu, Sukardi juga mendukung upaya evaluasi Pj Kades yang dilakukan oleh Pj Bupati Sampang bersama dengan tim evaluasi Kabupaten. Menurutnya Evaluasi Pj Kades sudah sesuai dengan aturan Peraturan bupati (Perbup) “Akhir-akhir ini, Pj Bupati Sampang diserang sedemikian rupa oleh segelintir orang berkaitan dengan kebijakannya mengevaluasi Penjabat Kepala Desa (Pj Kades). Padahal Pj Bupati hanya menjalankan amanat perbup nomor 27/2021 pasal 72 yang menyatakan “Penjabat Kepala Desa dalam hal melaksanakan tugas, wewenang dan kewajiban dilakukan evaluasi setiap enam bulan oleh Tim Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Desa” Dimana perbup dimaksud disahkan pada periode sebelum Pak Rudi Arifiyanto menjabat sebagai Pj Bupati Sampang,” tegasnya. Berikut beberapa poin pernyataan sikap PERISAI bersama dengan ribuan masyarkat saat menggelar aksi damai. 1. Mendukung kinerja PJ Bupati Sampang, baik yang telah dilakukan dan yang masih dalam tahap perencanaan. 2. Kami dukung penuh PJ Bupati Sampang perihal evaluasi PJ Kepala Desa, Sesuai Perbup No. 27 Tahun 2021 yang disahkan oleh pemerintahan sebelumnya. 3. Mendorong PJ Bupati Sampang untuk segera membentuk Tim Terpadu untuk Monitoring kinerja PJ Kades Se-kabupaten Sampang.
Blog

REALITA.CO.ID || SAMPANG– Puluhan ribu masyarakat dari berbagai…