Example floating
Example floating
Blog

Demi Mewujudkan Hidup Sehat Bagi Masyarakat, Camat Tanggulangin Galakkan Program ODF

233135
×

Demi Mewujudkan Hidup Sehat Bagi Masyarakat, Camat Tanggulangin Galakkan Program ODF

Sebarkan artikel ini

REALITA.CO.ID || Sidoarjo -Pemerintah Kecamatan Tanggulangin gelar sosialisasi program larangan Buang Air Besar (BAB), sembarangan Open Defecation Free (ODF),.

Dipimpin langsung oleh Camat Tanggulangin Sabino Mariano dihadiri Kepala Puskesmas, Kepala Desa, Sekretaris Desa, PKK, Tokoh Masyarakat, se-Kecamatan Tanggulangin.

Kegiatan tersebut dipusatkan di pendopo kantor kecamatan, bertujuan untuk hidup sehat di masyarakat, dan menggunakan jamban sehat. Serta memusnahkan tempat BAB diatas kolam, sungai, Rabu (15/05/2024) siang.

Sementara Camat Tanggulangin Sabino Mariano dalam pidatonya mengatakan dari beberapa telah disampaikan oleh masing-masing kepala desa, seperti di salah satu desa masih visual terdapat, dan kelihatan jaringan pipa. Mungkin kedepan masih perlu pendampingan, atau inspeksi lebih lanjut. Sebaliknya juga masih banyak ide-ide baik, bagus. Itulah salah satunya bagaimana, ada muncul kegiatan kemandirian RT, ucapnya.

” Terimah kasih dan apresiasi atas masukannya, karena hal itu menjadi bahan diskusi didalam pembinaan, kelembagaan di RT, RW nya, ” tambahnya.

Secara prinsip diwilayah kerjanya, diseluruh desa terutama di bagian timur jalan Tanggulangin, sangat berpotensi dilewati dua sungai. Tetapi saya lihat, dan beberapa kali monitoring juga tidak kelihatan. Namun secara infrastruktur, tercatat belum kelihatan masih kearah sana. Kemudian teknis-teknis nantinya dengan Kepala Puskesmas, terang Sabino Mariano.

Menanggapi Desa Kedungbanteng, Desa Banjarasri, Desa Banjarpanji membutuhkan kajian. Sebab bagaimana ketika banjir MCK nya sangat berfungsi., tidak dipungkiri jika banjir orangnya, makannya, tidak mengungsi tetapi BAB nya mengungsi secara kondisional. Hal itu juga menjadi bagian diskusi di tingkat Kabupaten Sidoarjo, saya kira teknis, dan trik-trik seperti itu, jelasnya.

Terpisah Dr. Puskesmas Tanggulangin Dr. Prufiana menambahkan kriteria-kriteria salah satunya memiliki WC dengan sapitenk, memiliki jamban, atau WC tanpa sapitenk, namun juga ada memilik WC tapi tidak memiliki sapitenk dan dilewatkan pada sungai termasuk sudah ODF. Sedangkan apa yang dikatakan oleh Desa Gempolsari, yaitu tidak memiliki jamban sehat, tidak memiliki WC atau tanpa sapitenk. Tetapi BABnya di jamban umum (fasilitas umum) itu juga termasuk ODF, katanya.

ODF saat ini mudah dan gampang, kami berharap kepada warga yang memiliki jambang, WC sebaiknya digunakan dan tidak lagi BAB diatas helikopter didalam sungai. Saat ini yang menjadi PR kita adalah membuat jamban dan saptenk. Bilamana nanti masing-masing desa, membutuhkan mitra kerja maupun rekanan. Maka kami akan komunikasikan kepada ahlinya di Surabaya, pungkasnya.(syamsul/A-6)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beri Dukungan Moril,Puluhan Ribu Masyarakat Dari Berbagai Kecamatan Melakukan Aksi Damai REALITA.CO.ID || SAMPANG– Puluhan ribu masyarakat dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Sampang bersama Persekutuan Integral Aktivis Indonesia (PERISIA) menggelar aksi damai di depan Kantor Pemkab setempat. Selasa (21/5/24). Aksi damai dari ribuan massa tersebut ditunjukkan guna mendukung dan memberikan support moril terhadap kinerja Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifianto selama ini. Tampak masyarakat membawa poster, spanduk bertuliskan yang menunjukkan dukungan terhadap Rudi Arifianto. Korlap aksi H Sukardi mengatakan, pihaknya bersama ribuan masyarakat datang untuk mendukung penuh kerja-kerja Pj Bupati Sampang selama ini dan rencana kerja ke depan. Menurutnya selama lima bulan kepemimpinan Pj Bupati Sampang (Rudi Arifianto) banyak hal poistif yang dikerjakan untuk Kabupaten Sampang. Salah satunya adalah mengubah air laut menjadi air tawar, pemanfatan urine sapi sebagai pupuk organik cair dan rencana pembangunan embong skala besar dibeberapa titik guna menampung luapan air ketika banjir sekaligus untuk mengatasi kekurangan air ketika musim kemarau. “Artinya, Pj Bupati Sampang sudah punya i’tikad baik untuk melakukan langkah-langkah konkret memajukan kabupaten Sampang dari berbagai sisi,” ucapnya. Tak hanya itu, Sukardi juga mendukung upaya evaluasi Pj Kades yang dilakukan oleh Pj Bupati Sampang bersama dengan tim evaluasi Kabupaten. Menurutnya Evaluasi Pj Kades sudah sesuai dengan aturan Peraturan bupati (Perbup) “Akhir-akhir ini, Pj Bupati Sampang diserang sedemikian rupa oleh segelintir orang berkaitan dengan kebijakannya mengevaluasi Penjabat Kepala Desa (Pj Kades). Padahal Pj Bupati hanya menjalankan amanat perbup nomor 27/2021 pasal 72 yang menyatakan “Penjabat Kepala Desa dalam hal melaksanakan tugas, wewenang dan kewajiban dilakukan evaluasi setiap enam bulan oleh Tim Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Desa” Dimana perbup dimaksud disahkan pada periode sebelum Pak Rudi Arifiyanto menjabat sebagai Pj Bupati Sampang,” tegasnya. Berikut beberapa poin pernyataan sikap PERISAI bersama dengan ribuan masyarkat saat menggelar aksi damai. 1. Mendukung kinerja PJ Bupati Sampang, baik yang telah dilakukan dan yang masih dalam tahap perencanaan. 2. Kami dukung penuh PJ Bupati Sampang perihal evaluasi PJ Kepala Desa, Sesuai Perbup No. 27 Tahun 2021 yang disahkan oleh pemerintahan sebelumnya. 3. Mendorong PJ Bupati Sampang untuk segera membentuk Tim Terpadu untuk Monitoring kinerja PJ Kades Se-kabupaten Sampang.
Blog

REALITA.CO.ID || SAMPANG– Puluhan ribu masyarakat dari berbagai…