Example floating
Example floating
BERITA DAERAH

Kepulungan Jadi Titik Awal Cikal Bakal Gagasan Kawasan Gempol Jadi Bumi Prasasti

1668
×

Kepulungan Jadi Titik Awal Cikal Bakal Gagasan Kawasan Gempol Jadi Bumi Prasasti

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA -Desa Kepulungan menjadi cikal bakal munculnya gagasan Kecamatan Gempol sebagai Bumi Prasasti. Sebuah kawasan yang mengintegrasikan sebuah kekayaan sejarah, budaya, dan pariwisata.

Gagasan brilian tersebut mengemuka dalam Forum Jagongan Wakil Rakyat (JAWARA) yang digelar Media Massa Nasional yang di di Wisata Sumber Air Panas Wong Pulungan, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Senin (06/07/26).

Podcast bertajuk “Gempol Bumi Prasasti: Menyibak Jejak Peradaban, Membangun Masa Depan Pariwisata Pasuruan” ini menghadirkan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, dan Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono, sebagai narasumber.

Sebelum podcast dimulai, tim mengunjungi Balai Desa Kepulungan untuk melihat sekaligus mendokumentasikan sejumlah benda cagar budaya. Benda-benda ini tersimpan dan dirawat oleh Pemerintah Desa Kepulungan. Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan sejarah yang dimiliki desa kepada masyarakat.

Dalam diskusi santai tapi penuh makna secara perlahan akhirny terkuak bila Kecamatan Gempol menyimpan jejak penting perjalanan peradaban di Jawa Timur. Mulai dari Prasasti Cunggrang di Desa Bulusari yang dipahat Mpu Sindok pada tahun 929 Masehi.

Ada juga Petirtaan Belahan peninggalan Raja Airlangga, Candi Keboireng, hingga berbagai situs lain di kawasan Gunung Penanggungan yang menjadi saksi perjalanan Kerajaan Mataram Kuno, Kahuripan, dan Majapahit.

Selain menyimpan warisan sejarah, Desa Kepulungan juga dinilai berhasil mengembangkan potensi wisata melalui Wisata Sumber Air Panas Wong Pulungan.

Keberadaan destinasi tersebut menunjukkan bahwa pelestarian sejarah dan pengembangan pariwisata dapat berjalan beriringan sebagai modal pembangunan desa.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menilai kekayaan sejarah di Kecamatan Gempol memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata sejarah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Peninggalan sejarah di Kecamatan Gempol memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata. Jika dikelola dengan baik, bukan hanya sejarah yang terjaga, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujar Samsul.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, akademisi, komunitas sejarah, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan Gempol sebagai kawasan heritage yang memiliki nilai sejarah sekaligus nilai ekonomi.

“DPRD siap mendorong kebijakan yang mendukung pelestarian sekaligus pengembangan kawasan sejarah tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono, mengatakan Desa Kepulungan memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Kabupaten Pasuruan. Karena itu, Pemerintah Desa terus berupaya menjaga berbagai peninggalan sejarah yang ada sekaligus mengenalkannya kepada masyarakat.

“Saya berikan gambaran singkat mengenai sejarah Kabupaten Pasuruan. Salah satu bagian pentingnya berada di Kepulungan. Tentu pembahasannya tidak akan cukup dalam satu kesempatan, namun kami berharap ini menjadi awal agar masyarakat semakin mengenal dan mencintai sejarah daerahnya,” pungkas Didik. (abi/sul)

 

Editor/Sam*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *