Example floating
Example floating
BERITA DAERAH

Woow Keren,Prestasi Bumdes Winong Di Sektor pertanian Cukup Membanggakan,Hasil Panen Buah Melon Tembus 30 Ton.

1678
×

Woow Keren,Prestasi Bumdes Winong Di Sektor pertanian Cukup Membanggakan,Hasil Panen Buah Melon Tembus 30 Ton.

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA –budidaya holtikurtura yang di lakukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lenong Jaya Makmur, Desa Winong, kecamatan Gempol,Kabupaten Pasuruan menuai hasil yang cukup fantastis,hasil panen buah melon mereka mencapai lebih dari 30 ton saat panen perdana pada Sabtu ( 13/06/26) pagi tadi.

Area lahan yang di gunakan untuk penanaman buah melon di area lahan lahan tanah kas desa dengan seluas 8.200 meter persegi. Keberhasilan tersebut menjadi motivasi mereka untuk terus berkarya di sektor pertanian lainnya serta menjadi titik balik setelah pada panen perdana tahun lalu BUMDes sempat mengalami kerugian.

Panen raya yang digelar di Desa Winong, Sabtu (13/6/2025), dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, S.Ag., M.Pd.I., dan Kepala Desa Winong, Mukminin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan dan penguatan ekonomi desa.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, mengapresiasi keberhasilan BUMDes Lenong Jaya Makmur dalam mengembangkan budidaya melon di Desa Winong.
“Ini bukti kreativitas desa dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Pasuruan untuk terus berinovasi dan memanfaatkan potensi desanya masing-masing,” ujar Samsul.

Ia juga memberikan motivasi kepada jajaran pengurus BUMDes agar tidak mudah menyerah dalam mengembangkan usaha desa. Menurutnya, keberhasilan besar selalu diawali dari proses belajar dan keberanian menghadapi kegagalan.

“Jangan takut gagal. Kerugian pada panen pertama justru menjadi pelajaran yang sangat berharga. Saya mengapresiasi semangat teman-teman BUMDes yang tidak berhenti berusaha. Teruslah berinovasi dan menjaga kekompakan, karena potensi pertanian desa seperti ini sangat menjanjikan dan bisa menjadi sumber kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Kepala Desa Winong, Amirul Mukminin, mengungkapkan bahwa budidaya melon di desanya telah dimulai sejak beberapa tahun lalu dan awalnya dikelola oleh kelompok masyarakat (pokmas). Sejak tahun 2024, pengelolaan sepenuhnya diserahkan kepada BUMDes Lenong Jaya Makmur.

“Pada panen pertama tahun lalu kami memang mengalami kerugian. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat teman-teman BUMDes untuk terus belajar dan memperbaiki kekurangan yang ada,” jelasnya.(abi/sul)

 

Editor/Sam*

Example 300250
Editor: Sam*
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *