Pasuruan, REALITA – Tegak lurus dan dalam satu kesatuan, itulah kalimat yang di sampaikan oleh Anggota Pansus Real Estate Prigen Rudi Hartono menanggapi isu keretakan di tubuh pansus,Isu itu mencuat setelah banyak anggota pansus yang tidak hadir dalam aksi turun jalan warga prigen dan menggelar demo kembali menolak wacana pembangunan ini
Politisi PKB ini menuturkan bila pansus real estate sudah berjibaku dan kerja maksimal mendalami wacana pembangunan real estate di lereng Gunung Arjuno – Welirang.“Sudah berbulan – bulan kami (pansus) turun ke lapangan, rapat dengan berbagai pihak untuk bahan kami membuat rekomendasi,” katanya, Senin (30/3/2026).
Tak berhenti di situ saja,pria yang menjabat ketua komisi I DPRD ,pansus bahkan sudah membuat analisis dan laporan lengkap disertai dengan pendapat para ahli sebelum memberikan rekomendasi.
Data – data yang didapat dari lapangan, kata dia, dirapikan. Intinya, kata Rudi, sapaan akrabnya, pansus sudah bekerja dan menjalankan tugas dan fungsinya,“Kalau saya boleh spil sedikit, wacana pembangunan real estate itu sudah pasti akan dibatalkan, cuma lengkapnya nunggu hasil rekomendasi resmi,” urainya.
Urusan pengembang mengubah wacana pembangunan, dari real estate menjadi wisata terpadu, kata mantan aktifis itu merupakan urusan lain lagi“Artinya, tugas, dan amanah yang diberikan rakyat kepada kami, sudah kami jalankan ” paparnya.
Dari awal, kata Rudi, banyak masyarakat, media yang ikut mengawal kerja – kerja pansus. Dari awal, sampai hari ini semuanya terecord.“Bisa dicek historinya, bisa di cek di media sosial dan media massa, pasti ada laporan dari pansus setiap ada perkembangannya,” ungkapnya.
Menurut Rudi, saat ini, kerja pansus belum tuntas. Masih perlu waktu untuk menyusun dan membuat rekomendasi terkait wacana pembangunan real estate itu.“Kami tetap konsisten, sehingga isu keretakan di tubuh pansus sangat tidak benar karena kami berjuang maksimal membela kepentingan rakyat,” jelasnya.
Ketua Pansus Real Estate Prigen Sugiyanto memastikan tidak ada keretakan di tubuh pansus. Ia menegaskan, jika pansus tetap berjalan sesuai koridor.“Kalau ukuran keretakan karena banyak yang tidak hadir dalam aksi bersama warga Prigen kemarin, itu kurang adil,” papar Rudi.
Sugiyanto mengaku sudah banyak menerima kabar dari koleganya yang tidak bisa membersamai aksi warga karena bertabrakan dengan acara lainnya.Misal, teman – teman anggota pansus dari fraksi PKB tidak hadir karena ada bersamaan dengan Mucab. Golkar juga bersamaan dengan acara halal bi halal.
“Ya sebenarnya tidak hadir itu karena meraka ada urusan lain. Tapi saat turun lapangan, rapat kerja dengan banyak pihak, anggota pansus selalu full tim,” urainya.
Disampaikan Sugiyanto, saat ini, pansus sudah bekerja 80 persen lebih. Pansus, kata dia, hanya tinggal merumuskan saja rekomendasi untuk wacana real estate ini.“Kami mohon masyarakat bersabar. Insyallah, kalau tidak ada halangan, pertengahan April rekomendasi bisa kami sampaikan ke publik,” tuturnya.
Sugiyanto enggan berkomentar banyak terkait rekomendasi yang akan dikeluarkan. Tapi, ia sedikit membocorkan bahwa isinya akan on the track dengan perjuangan rakyat. (abi/sul)
Editor/Sam*















